Home / Kota Musi / Taman Kota di Seputaran BKB Diduga Kerap Dijadikan Lokasi Mesum

Taman Kota di Seputaran BKB Diduga Kerap Dijadikan Lokasi Mesum


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Tampak lokasi taman di belakang Monpera yang di malam hari disinyalir sering di jadikan tempat mesum. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Taman kota yang berada di belakang salah satu musem di seputaran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang diduga kerap dijadikan lokasi untuk berbuat mesum.

Ini disebabkan minimnya penerangan yang ada di taman tersebut, sehingga membuat sebagian oknum masyarakat memanfaatkan kondisi yang gelap untuk berbuat tak senonoh di lokasi.

Sebenarnya taman tersebut telah ditata dan dihiasi berbagai tanaman serta lampu yang tujuannya untuk memperindah taman. Namun yang disayangkan keberadaan lampu bukan untuk penerangan melainkan hanya hiasan belaka karena lampu-lampu itu kebanyakan tidak menyala alias rusak hingga membuat lokasi menjadi remang-remang jika malam hari.

Baca Juga :   Zuhri Lubis: Harnojoyo Walikota Palembang yang Terus Berinovasi

Kondisi macam inilah diduga dijadikan oleh oknum masyarakat sebagai tempat berbuat tak pantas. Tak hanya perbuatan dugaan asusila, kondisi yang gelap di lokasi ditakutkan juga dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Untuk itu pemerintah diminta agar cepat bertindak terkait masalah penerangan di taman tersebut.

Indra (26), pemuda yang sedang nongkrong di taman itu menerangkan, jika di malam hari, taman ini sering kali dijadikan tempat berpacaran muda-mudi terlebih bila malam minggu.

“Saya sering melihat beberapa pasangan remaja sedang berpacaran di sini. Dengan kondisi taman yang remang-remang minim penerangan, lokasi ini kerap dijadikan tempat untuk bercumbu seperti halnya pasangan suami istri,” terangnya.

Baca Juga :   Harnojoyo Raih Penghargaan Piala Natamukti

Toni (25), pemuda yang setiap paginya melintasi taman untuk menuju tempat kerjanya di Pasar 16 Ilir Palembang juga menjelaskan hal yang sama.

Diterangkannya, diduga perbuataan yang tidak pantas sering dilakukan di lokasi karena malam hari di lokasi ini remang-remang, minim penerangan .

“Mungkin kalau dipasang lampu penerangan, atau lampu lampu taman ditambah di sini, tempat ini tidak akan dijadikan sarana yang kurang baik oleh para oknum masyarakat itu,” tutupnya. (den)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Palembang Terima Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik Tahun 2019

Palembang, KoranSN Pemerintah Kota Palembang kembali menorehkan prestasi di bidang pembangunan. Pemerintah Kota Palembang kembali …