Home / Lacak / Tangkap Pengedar Sabu, Polisi Disergap Empat Orang Mengaku Intel Polda

Tangkap Pengedar Sabu, Polisi Disergap Empat Orang Mengaku Intel Polda

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
GELAR KASUS- Kombes Pol Irawan David Syah (tengah) saat menggelar dua tersangka pengedar sabu dan empat orang  mangatasnamakan Intel Polda Sumsel yakni, 'ANS' bersama tiga rekannya (Keenamnya berdiri di belakang).jpg
GELAR KASUS- Kombes Pol Irawan David Syah (tengah) saat menggelar dua tersangka pengedar sabu dan empat orang mangatasnamakan Intel Polda Sumsel yakni, ‘ANS’ bersama tiga rekannya (Keenamnya berdiri di belakang). (Foto-Dedy Suhendra/Koransn)

Palembang, KoranSN
Aparat kepolisian unit IV Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel disergap empat orang yang mengaku dan mengatasnamakan anggota Intel Mapolda Sumsel saat polisi melakukan penangkapan dua pengedar sabu, Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win, Rabu (1/6/2016) pukul 14.00 WIB di Jalan Palembang-Betung Banyuasin.

Tim unit IV Subdit I yang kesehariannya memang bertugas di Mapolda Sumsel tak mengenal sama sekali keempat orang tersebut. Hingga akhirnya, dengan sigap polisi pun membawa paksa keempat orang yang mengaku anggota Intel bersama tersangka Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win ke Mapolda Sumsel untuk pemeriksaan lebihlanjut.

Setiba di Mapolda Sumsel, barulah diketahu identitas keempat orang tersebut, mereka yakni; ‘ANS’ oknum polisi berpangkat Brigadir yang bertugas di Shabara Polres Ogan Ilir, serta tiga rekannya, Hermawan, Rudi, Rasuan serta Wahyu yang ketiganya warga sipil.

Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Irawan David Syah, Senin (6/6/2016) mengatakan, selain mengamankan dua pengedar narkoba jenis sabu bernama Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win. Dalam kasus ini, pihaknya juga mengamankan empat rekan kedua tersangka, karena menghalangi dan mempersulit anggota Ditres Narkoba Polda Sumsel yang tengah melakukan penangkapan.

“Saat kejadian kita tidak tahu jika salah satu dari empat orang yang menyergap anggota di lapangan berinisial ‘ANS’ merupakan oknum anggota polisi berpangkat Brigadir yang bertugas di Shabara Polres Ogan Ilir. Kita mengetahuinya setelah kita membawa paksa ‘ANS’ dan tiga rekannya, Hermawan, Rudi, Rasuan, Wahyu serta dua tersangka (Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win) yang ditangkap di lokasi ke Mapolda Sumsel. Setelah diperiksa, barulah diketahui ‘ANS’ adalah oknum polisi,” ungkapnya.

Diceritakan Irawan, sebelum melakukan penangkapan, pihaknya lebih dulu melakukan penyelidikan. Hingga saat kejadian polisi berseragam preman menyergap tersangka Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win di Jalan Palembang-Betung Banyuasin.

“Saat itu kedua tersangka ini berada di dalam mobil yang mereka rental. Dari tangan keduanya kita mengamankan barang bukti 20 gram narkoba jenis sabu. Usai melakukan pengamanan, di lokasi datang empat orang yang merupakan rombongan dari ‘ANS’, lalu mereka menghampri anggota dan mengaku serta mengatasnamakan sebagai anggota Intel Polda Sumsel. Mereka ini kemudian menyergap anggota kita yang sedang menjalankan tugas. Karena anggota kita kan tugasnya di Polda, pastinya mereka tahu jika benar keempatnya merupakan anggota Intel Polda Sumsel. Karena curiga, keempatnya pun langsung kita bawa secara paksa ke Mapolda Sumsel,” ceritanya.

Dilanjutkan Irawan, jika saat pengamanan dilakukan sempat terjadi ketegangan antara anggotanya dengan rombongan ‘ANS’. Dimana rombongan dari ‘ANS’ memaksa anggota agar melepaskan dua rekannya yakni, tersangka Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win.

“Anggota kita langsung sigap, hingga melakukan pengamanan paksa kepada empat orang tersebut. Dalam kasus ini, untuk tersangka Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win kita jerat dengan UU Narkotika sedangkan untuk Brigadir ‘ANS’ dan tiga rekannya, mereka kita kenakan UU menganghalangi-halangi pengak hukum saat melakukan penangkapan,” paparnya.

Masih dikatakannya, kini dua pengedar sabu dan empat orang yang mengatasanamakan anggota Intel Polda Sumsel telah diamankan di Mapolda Sumsel guna dilakukan pendalaman.

“Masih kita dalami untuk mengetahui apakah Brigadir ‘ANS’ dan tiga rekannya tersebut apakah terlibat dalam jaringan pengedar narkoba ini. Apabila terbukti maka keempatnya juga kita jerat dengan UU Narkotika,” tandasnya.

Sementara ‘ANS’ mengatakan, jika dalam kasus ini ia tidak terlibat dalam jaringan narkoba. Sebab, barang bukti sabu yang diamankan merupakan milik dari dua rekannya, Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win.

“Memang keduanya (Arpan alias Epan dan Altaqwin alias Win) merupakan teman saya. Saat itu kedatangan saya dan tiga rekan saya hanya untuk menolong agar kedua teman saya yang ditangkap tersebut bisa dibebaskan,” ucapnya singkat. (ded)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Warga Sungai Menang OKI Bakar Istri Hingga Tewas

Kayuagung, KoranSN Maliadi alias Mali (36), warga Desa Pinang Indah Parit 10 Kecamatan Sungai Menang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!