Home / Dari Desa ke Desa / Tangsi, Desa Penyangga Kelurahan Banding Agung Maksimal Bangun Infrastruktur

Tangsi, Desa Penyangga Kelurahan Banding Agung Maksimal Bangun Infrastruktur

Fiarman SE. (foto-asmidan/koransn)

SEMANGAT membangun yang dilakukan aparatur pemerintahan desa guna menyetarakan kondisi kemajuan Desa Tangsi sebagai salah satu penyangga Kelurahan Banding Agung yang notabene lingkungan objek wisata Danau Ranau menjadi perhatian serius untuk memaksimalkan pembangunan, utamanya sejumlah infrastruktur jalan dan sarana lainnya.

Upaya ini dilakukan guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, sehingga tahap demi tahap akan dapat tercipta terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Tangsi, Fiarman SE, saat dibincangi di kediamannya, Selasa (23/7/2019).

Ia berhasrat mewujudkan lingkungan Desa Tangsi menjadi lingkungan yang tertata dengan baik, karena sebagai bagian dari lingkup kawasan wisata Danau Ranau.

Baca Juga :   Pulang Kampung, Herman Deru Eratkan Silaturahmi dengan Warga OKU Timur

“Kerena itu menyiasati pembangunan harus jelas dampaknya. Selain menjadikan warga Tangsi sendiri merasa nyaman, juga poinnya warga menerima manfaat,” katanya.

Menurut Fiarman, hal yang mendesak untuk segera dibangun adalah infrastruktur jalan yang realisasinya telah dikerjakan pada anggaran 2019, pemanfaatannya sebagai sarana jalan lingkungan. Pembangunannya telah mengacu pada perencanaan dan anggaran yang telah dibahas pada anggaran APBDes 2018 lalu yang sudah memenuhi ketentuan.

“Selain itu untuk pemberdayaan pemuda kami telah membangun arena bermain lapangan volly Ball sebagai arena berkumpul pemuda-pemuda dalam melakukan kegiatan yang positif, yakni berolah raga. Tidak sampai disitu, BUMDes yang telah mulai terbangun sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yakni berupa pengadaan alat sarana bagi warga mengadakan acara keramaian, itu menjadi inventaris BUMDes Desa Tangsi,” terang Fiarman.

Baca Juga :   Tunggakan Pelanggan PDAM Tirta Prabu Jaya Capai Rp 4 Miliar

Terakhir kata Fiarman, pihaknya tengah merancang untuk penyaluran air bersih, sebagai upaya memasukkan air bersih dari kegiatan Pamsimas.

“Perencanaan itu mendesak oleh karena warga Tangsi untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut sehari harinya dari sumber air sumur. Semoga saja realisasinya tahun 2019 ini bisa terwujud.

Kemudian karena Desa Tangsi belum memiliki kantor desa kami menunggu anggaran pembangunan kabupaten OKU Selatan, sebab tanah bangunan sudah kami sediakan dari tanah wakaf warga, jika ini sudah terealisasi pelayanan terhadap warga lebih maksimal,” tandasnya. (dan)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ampere Gas Terpasang, Warga PALI Belum Nikmati Jargas

PALI, KoranSN Kendati sempat dilaunching pada Desember 2018 lalu, dan sudah mengalir ke sebagian warga, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.