Home / Gema Sriwijaya / Empat Lawang / Tapal Batas Empat Lawang-Lahat Belum selesai

Tapal Batas Empat Lawang-Lahat Belum selesai

Ilustrasi. (foto-net)

Empat Lawang, KoranSN

Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Empat Lawang menyisahkan satu pekerjaan rumah (PR) setelah berakhirnya 2018. PR yang dimaksud yakni penyelesaian tapal batas antara Kabupaten Empat Lawang dengan Kabupaten Lahat, dan itu akan segera dituntaskan di 2019 ini.

“Kita masih ada satu PR lagi, yakni penyelasaian sengketa batas antara Kabupaten Empat Lawang dengan Kabupaten Lahat. Kalau antara Kabupaten Empat Lawang dengan daerah tetangga lain, semuanya sudah selesai,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Empat Lawang, M Sobri melalui Kepala Sub Bagian Tata Praja dan Perkotaan, Pranata Negara, Kemarin.

Baca Juga :   3 Dokter Hewan Melayani Vaksinasi Rabies Gratis Hewan Peliharaan

Disebutkannya, sedangkan untuk persoalan tapal batas antara Kabupaten Empat Lawang dengan Kabupaten Musirawas sudah dianggap clear (selesai, red). Tinggal menunggu terbitnya peraturan dalam negeri (Permendagri) saja.

“Insyaallah tahun 2019 ini juga akan diterbitkan Permendagri-nya, kita tinggal tunggu saja,” ungkapnya.
Lanjutnya, lalu untuk persoalan perbatasan antara Kabupaten Empat Lawang dengan Seluma Provinsi Bengkulu, Empat Lawang dengan Kepahyang Provinsi Bengkulu dan Empat Lawang dengan Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, sudah selesai.

“Bahkan, penyelesaian tapal batas antara Kabupaten Empat Lawang dengan kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu, sudah jauh lebih dahulu selesai dibandingkan dengan persoalan perbatasan dengan kabupaten lain,” terangnya.

Baca Juga :   Waspada! Kelurahan Muara Rupit Rawan DBD

Sementara, untuk persoalan kode wilayah kelurahan yang sempat menjadi polemik di Kabupaten Empat Lawang, seperi persolan kode wilayah Desa Pancur Mas dan Kelurahan Kelumpang Jaya beserta kelurahan lain, juga sudah dituntaskan dan tidak ada permasalahan lagi.

“Bahkan, Desa Pancur Mas Kecamatan Tebing Tinggi, sudah bisa menikmati pembangunan melalui Dana Desa, mulai 2018 kemarin. Ini artinya, status desa itu sudah benar-benar resmi, bukan lagi tercatat sebagai wilayah kelurahan di pusat,” jelasnya. (foy)


Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPU Muba Mulai Lipat Surat Suara

Sekayu, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Banyuasin (Muba) mulai melakukan pelipatan surat suara Pemilu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.