Tapanuli Utara Rancang Destinasi Wisata Air Soda dan Agro Wisata

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. (foto-antaranews)

Tapanuli Utara, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akan mewujudkan destinasi wisata beragam obyek seperti pemandian air soda, air panas belerang, panorama danau, air terjun, hingga agrowisata tanaman hortikultura.

Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Utara, Binhot Isak Aritonang di Tapanuli Utara, Selasa (17/9/2019) mengatakan, program tersebut segera diwujudkan melalui kerja sama seluruh pihak, terutama masyarakat yang berdomisili di tiga desa yang berada di Kecamatan Pagaran, Taput.

“Simbara sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata beragam obyek,” katanya.

Baca Juga :   Taman Nusa Bali Buat Wahana Baru Rumah Adat Penglipuran

Nilai potensial yang terdapat pada sejumlah obyek di Pea Simbara, yakni air soda Siasom Simbara, Danau Simbara, wisata air panas Sigordang, air terjun Siangir setinggi 20 meter, serta agro wisata tanaman hortikultura.

Dikatakan, baru-baru ini, pihaknya bersama masyarakat setempat telah menggelar rapat konsolidasi rencana realisasi pembangunan destinasi wisata Simbara yang turut dihadiri Camat Pagaran dan Kepala Desa di tiga desa terdampak.

Agenda tersebut dihadiri perwakilan keturunan Pdt Ernist Pasaribu yang tinggal di Huta Pasaribu selaku komunitas warga terdampak serta perwakilan Desa Banualuhu dan Desa Pagaran.

Baca Juga :   Malioboro dan Kampung Wisata Jadi Andalan Yogyakarta Gaet Wisman

Diharapkan juga partisipasi warga Desa Sibaragas dan Desa Parhorboan demi menjalin hubungan dan kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan destinasi tersebut.

“Nanti, seluruh pengelolaan obyek wisata direncanakan akan dilakukan oleh masyarakat melalui BUMdes,” katanya. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Perhotelan Disebut Sebagai Properti Paling Parah Terdampak COVID-19

Jakarta, KoranSN Perhotelan dan jasa akomodasi di tempat wisata merupakan jenis properti yang paling parah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.