Target PPh OP OKI dan Ogan Ilir Rp 800 M

Richart Gultom selaku Pelaksana Harian Kakanwil Dirjen Pajak Sumsel Babel didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kayuagung L Subekti Purnomo saat pekan panutan penyampaian surat pemberitahuan (SPt) tahunan PPh OP melalui E-filling atau online di BPBS II Setda OKI, Senin (28/3/2016).
Richart Gultom selaku Pelaksana Harian Kakanwil Dirjen Pajak Sumsel Babel didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kayuagung L Subekti Purnomo saat pekan panutan penyampaian surat pemberitahuan (SPt) tahunan PPh OP melalui E-filling atau online di BPBS II Setda OKI, Senin (28/3/2016).

Kayuagung, KoranSN

Pemerintah telah menetapkan target pajak penghasilan orang pribadi (PPh OP) tahun 2016 untuk Kabupaten OKI dan Ogan Ilir lebih kurang Rp 800 milyar.

Demikian disampaikan Richart Gultom selaku Pelaksana Harian
Kakanwil Dirjen Pajak Sumsel Babel didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kayuagung L Subekti Purnomo saat pekan panutan penyampaian surat pemberitahuan (SPt) tahunan PPh OP melalui E-filling atau online di BPBS II Setda OKI, Senin (28/3/2016).

Katanya, SPT PPh OP harus disampaikan setiap wajib pajak paling lambat 31Maret nanti dan untuk PPh badan paling lambat disampaikan akhir April mendatang.

“Tahun ini Dirjen Pajak Wilayah Sumsel Babel mendapat target PPh OP Rp 1.306 trilyun dari Kementerian Keuangan atau 2 persen dari total target nasional. Sedangkan PPh OP untuk OKI dan OI lebih kurang Rp 800 milyar,”rincinya.

Baca Juga :   HSN, Santri OKI "Unjuk Gigi"

Katanya, mulai tahun ini pihaknya memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam menyampaikan SPT PPh OP  yakni dengan cara online.Penyampaian SPT perdana di Indonesia telah dilakukan Jokowi sebagai wajib pajak yang dilakukan di Bandara SMB II Palembang beberapa harilalu.

Sedangkan Bupati OKI Iskandar SE mengatakan, di Kabupaten OKI banyak perusahaan beroperasi sehingga banyak pula perolehan pajaknya.Sedangkan pembayaran pajak untuk pegawai telah dipotong secara otomatis.”Yang berat itu nagih pajak orang pebisnis, jadi pegawai pajak harus pro aktif. Waktu penyampaian SPT masih manual, saya masih kebingungan dalam mengisi form-nya sehingga minta bantuan orang yang mengerti,”cerita Iskandar.

“Sekarang sudah ada sistem online atau E-Filling jadi akan lebih mudah. Namun saya juga mungkin bingung karena saya termasuk orang yang Gaptek. Saya punya HP juga hanya bisa untuk telponan atau SMS, aplikasi lainnya tidak saya gunakan karena kurang mengerti,” aku Iskandar.

Baca Juga :   Polres OKI Siaga di Perbatasan OKI - Lampung

Pekan panutan penyampaian SPT PPh OP kemarin selain dihadiri bupati, juga dihadiri Wabup OKI HM Rifa’i SE, Sekda OKI H Husin SPd MM, Kepala KPPP Kayuagung L Subeki Purnomo, seluruh camat, lurah dan Kades. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Insan Pers di OKI Siap Rapatkan Barisan

Kayuagung, KoranSN Usai pelaksanaan Konferensi PWI Kabupaten OKI yang digelar di RRBS II Setda OKI, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.