Home / Kota Musi / Tasyakuran Aqiqah, Wujud Syukur dan Tingkatkan Keimanan

Tasyakuran Aqiqah, Wujud Syukur dan Tingkatkan Keimanan

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Orangtua bayi saat menggunting rambut bayi yang diaqiqah. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Menunaikan tasyakuran aqiqah atau prosesi pengguntingan rambut bayi disertai penyembelihan hewan dalam ajaran Islam merupakan wujud syukur dan dapat meningkatkan keimanan umat muslim dan muslimah.

Demikian inti tausyiah (ceramah) Ustadz Jazuli saat menghadiri tasyakuran aqiqah Syakira Khaerunnisa Zhariya, putri kedua pasangan Maniso, SE (wartawan Suara Nusantara) dan Winda Anggraini SPd di rumah keluarga besar mereka Jalan Sapta Marga Lorong Kelapa Kuning Nomor 2-3 RT 15 Bukit Sangkal Palembang, Kamis malam (25/1/2018).

Kata Ustadz Jazuli, aqiqah merupakan bentuk ibadah kepada Allah atas lahirnya seorang anak laki-laki atau perempuan. Aqiqah atau Al aqiqah merupakan hewan yang diqurbankan karena Allah dengan cara disembelih.

“Menyelenggarakan aqiqah merupakan bentuk pendekatan diri dan ucapan rasa syukur atas kenikmatan dari Allah,”ucapnya.

Aqiqah juga merupakan pengambilan atau pengguntingan rambut di kepala bayi, hewan yang diqurbankan harus bertepatan dengan hari pemotongan rambut bayi. Hewan yang disembelih adalah domba atau kambing yang syaratnya sama dengan hewan qurban. Bila bayinya laki-laki, disunnahkan 2 ekor hewan dan bayi perempuan cukup 1 ekor.

Mengenai pembagian daging hewan aqiqah dijelaskannya, sama dengan qurban. Sebagian daging boleh dimakan oleh keluarga yang diaqiqahkan dan sebagian lagi dibagikan kepada fakir miskin serta tetangga.

“Didiklah putra-putri kita dengan ilmu agama sehingga mereka memiliki benteng keimanan yang kuat. Didik anak kita menjadi orang soleh dan sholeha, sehingga mereka senantiasa mendo’akan orangtuanya bila kita telah tiada di dunia ini,” pesan ustadz tersebut di hadapan ratusan tamu undangan.

Winda, ibunda dari bayi yang diaqiqah mengatakan, putri keduanya itu lahir di Kayuagung pada 9 Agustus 2017 malam. Berbobot 3,4 kilogram saat lahir, bayi yang kini usianya 5 bulan 22 hari itu telah berbobot lebih kurang 7 kilogram.

“Anak ini energik, sudah bisa tengkurep pas usia 4 bulan. Sekarang lagi belajar merayap,” jelasnya berbahagia. (iso)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pembukaan Asian Games di Jakabaring Berlangsung Meriah

Palembang, KoranSN Perhelatan Asian Games XVIII tahun 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang telah ...

error: Content is protected !!