Tekan Angka Pernikahan Dini, DPPKBPPPA Gandeng Kemenag PALI

Tampak serah terima MoU antara DPPKBPPPA dan Kemenag Kabupaten PALI. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Dalam mensosialisasikan program Keluarga Berencan (KB), serta menekan tingginya angka pernikahan usia dini, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI bersama kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PALI menandatangani kerjasama.

Hal ini dilakukan DPPKBPPPA PALI agar program KB di wilayah Bumi Serepat Serasan bisa maksimal menyentuh masyarakat sampai ke pelosok.

Melalui kerja sama tersebut, aparat KUA yang biasanya bertugas menyampaikan nasihat perkawinan akan memberikan pemahaman tentang program KB yang dilaksanakan pemerintah. Salah satunya tentang pentingnya menghindari penikahan di usia dini.

Kerja sama kedua pihak dituangkan dalam Memorandum of Understanding (Mou). Penandatanganan dilaksanakan di kantor Kemenag PALI Jalan Merdeka Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi beberapa waktu lalu dilakukan oleh kepala DPPKBPPPA Dra Yenni Nopriani dan kepala kantor Kemenag Deni Priansyah.

Baca Juga :   Pemkab PALI Dapat Hibah Ambulance

“Masih adanya masyarakat PALI yang melaksanakan pernikahan di usia dini, menggerakkan kita untuk mencegahnya agar jangan sampai meluas dengan menggandeng Kemenag untuk ikut menekan adanya pernikahan usia dini,” ungkap Yenni, belum lama ini.

Salah satu tujuannya dijelaskan Yenni adalah untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja, melalui pemahaman tentang perdewasaan usia perkawinan.

“Nantinya setiap petugas KUA diharapkan menyampaikan program KB dan membuka wawasan kepasa masyarakat untuk menghindari pernikahan usia dini,sehingga para remaja lebih memilih menimba ilmu pengetahuan dan mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana. Berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi,” jelas Yenni.

Pemerintah pusat juga melalui BKKBN mempunyai program genre yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Sekaligus sebagai wadah mengembangkan karakter bangsa. Karena mengajarkan remaja untuk menjauhi pernikahan dini, seks pra nikah dan napza.

Baca Juga :   Bhakti Sosial Bersama Anak Berkebutuhan Khusus

Sementara itu, Kepala kantor Kemenag PALI, H Deni Priansyah mengatakan, siap mendukung dan melaksanakan isi kerjasama tersebut.

“Kami siap mendukung ini,sebab, pencegahan pernikahan usia dini merupakan program pemerintah pusat,dan ini juga demi kemajuan Kabupaten PALI dalam mewujudkan PALI Cemerlang Sumsel Gemilang dan membentuk karakter bangsa yang bermartabat,” janjinya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pilkada PALI: TPS Akan Dibekali APD Pencegahan Covid-19

PALI, KoranSN Guna memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten PALI bebas dari penyebaran Covid-19, …