Home / Headline / Tembak Ditempat Pelaku Begal & Bajing Loncat, Jalan Tol dan Jalan Lintas di Sumsel Dijaga Ketat

Tembak Ditempat Pelaku Begal & Bajing Loncat, Jalan Tol dan Jalan Lintas di Sumsel Dijaga Ketat

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Tol Tras Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di Desa Jati Agung Lampung, Minggu (26/5/2019). Menteri BUMN Rini M telah menyatakan ruas Jalan Tol Tras Sumatera ini sudah bisa beroperasi serta ruas JTTS Terbanggi Besar-Palembang sebagai jalur fungsional yang bisa digunakan masyarakat untuk mudik lebaran 2019. (Foto-Antaranews)

Palembang, KoranSN

Polda Sumsel mengultimatum tembak di tempat para pelaku begal dan bajing loncat yang menyasar para pemudik di Jalan Tol dan Lintas Sumatera. Dari itulah dalam Operasi Ketupat Musi 2019 ada sebanyak 30 sniper Brimob disebar di sepanjang jalur mudik.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (27/5/2019) menegaskan, dalam Operasi Ketupat Musi 2019 sniper Brimob Polda Sumsel tak segan menyikat para pelaku begal dan bajing loncat yang beraksi. Tindakan tegas akan dilakukan kepada para pelaku untuk memberikan rasa aman bagi warga Sumsel yang melakukan mudik lebaran Idul Fitri tahun 2019.

Menurut Kapolda, selain ada 30 personil sniper yang dikerahkan juga ada 4000 personil gabungan dari kepolisian, TNI yang disebar mengamankan Jalan Tol dari kawasan Masuji Lampung, Kayuagung hingga Jakabaring. Bukan hanya itu, personil juga disebar di sepanjang Jalan Lintas Timur, Jalan Lintas Tengah dan Jalan Lintas Penghubung.

“Kami tidak tangung-tangung, begal dan bajing loncat yang menyasar para pemudik kami sikat betul. Dari itulah para sniper kami turunkan dan kami siagakan di sejumlah pos tertentu yang ada di jalan tol dan jalan lintas,” tegas Kapolda.

Baca Juga :   Kawasan Bandara Bakal Dibangun Superblok

Masih dikatakan Kapolda, dalam penyebaran sniper tersebut sebanyak dua sniper akan ditempatkan di setiap pos tertentu yang masuk dalam daerah rawan kriminalintas.

“Dalam Operasi Ketupat Musi 2019 yang dimulai besok (hari ini), terdapat 49 Pos Pengamanan yang telah didirikan di jalur mudik, seperti di jalan tol dan jalan lintas. Dari jumlah pos tersebut ada pos-pos tertentu yang disiagakan dua sniper untuk setiap satu posnya,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, pada Operasi Ketupat Musi ini jalur mudik yang jalannya rusak juga menjadi perhatian pihaknya. Sebab dengan adanya jalan rusak tentunya masuk dalam katagori jalur mudik yang rawan macet dan kecelakaan.

“Terkait jalan rusak tersebut kami sudah melakukan rapat bersama Kementrian PUPR, hasil rapat dikatahui jika titik-titik jalan yang rusak sebagian besar memang sudah diperbaiki, namun masih ada beberapa titik jalan yang rusak dan kini dalam proses perbaikan. Untuk itulah dititik jalan yang masih rusak tersebut kami siagakan personil,” jelasnya.

Lanjut Kapolda, karena dalam waktu dekat arus mudik lebaran akan dimulai maka dirinya menghimbau kepada masyarakat yang melakukan mudik agar saat mudik tidak mengendarai sepeda motor.

Baca Juga :   Tersangka Pembunuhan di Lahat Tewas, Kapolda: Melawan Tidak Ada Ampunnya

“Karena mudik dengan sepeda motor sangat rawan kecelakaan. Kemudian kami juga menghimbau agar saat meninggalkan rumah untuk mudik lebaran, kiranya warga dapat memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan, mulai dari mengecek kompor dan listrik, hingga rumah yang ditinggalkan dipastikan dikunci serta menitipkan rumah yang ditinggalkan kepada RT setempat atau tetangga,” himbaunya.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, sedangkan untuk pengamanan rumah warga yang ditinggalkan mudik, dirinya telah memerintahkan para Kapolres dan Kapolresta di Sumsel agar setiap Polsek melakukan patroli.

“Jadi nanti akan ada personil dari Polsek-Polsek yang melakukan patroli untuk menjaga keamanan di kawasan pemukiman warga,” tandas Kapolda.

Diketahui, pada Senin sore kemarin (27/5/2019) Kapolda Sumsel juga membagikan takjil kepada para pengedara yang melintasi Simpang Polda Sumsel. Jenderal Bintang Dua ini turun langsung ke jalan menyerahkan takjil yang dibawa di tangannya kepada para pengendara yang melintas.

Usai membagikan takjil Kapolda Sumsel mengatakan, jika sudah 22 hari selama bulan suci Ramadhan Polda Sumsel membagikan takjil, dimana dalam pembagian takjil tersebut setiap satu hari ada 400 takjil yang dibagikan Polda
kepada masyarakat di dua tempat yang berbeda.

“Untuk hari ini (kemarin) merupakan hari terkahir kita membagikan takjil, sebab mulai besok (hari ini) kita sudah fokus melakukan pengamanan mudik lebaran dengan Operasi Ketupat Musi 2019. Sedangkan terkait pembagian takjil yang di lakukan Polda Sumsel ini, merupakan bentuk kegiatan kemanusiaan yang kami lakukan untuk berbagi kepada sesama umat muslim yang menjalankan ibadah puasa,” pungkas Kapolda. (ded)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Wujudkan 10 GOR di Daerah, Herman Deru Ingin Dongkrak Prestasi Atlet Sumsel

Palembang, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru menerima Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.