Home / Headline / Terapkan One Way di Jalan Srijaya Negara, Mahasiswa Unsri Mengeluh

Terapkan One Way di Jalan Srijaya Negara, Mahasiswa Unsri Mengeluh

Suasana hari pertama diterapkannya one way di Jalan Srijaya Negara dan Jalan Padang Selasa Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang. (Foto-Ferdinand/Koransn)

Palembang, KoranSN

Diterapkannya sistem satu arah (one way) di Jalan Srijaya Negara dan Jalan Padang Selasa Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang pada Kamis (11/1/2018), tidak sedikit menimbulkan pro dan kontra.

Sebab, sisitem arus lalu lintas satu arah yang dinilai bisa mengatasi penumpukan kendaraan di wilayah tersebut menimbulkan rute yang lebih jauh bagi sebagian mahasiswa di Universitas Sriwijaya (Unsri) .

Salah satu mahasiswa Unsri, Nanda mengatakan, bahwa dirinya apabila hendak datang ke kampus harus menempuh rute lebih jauh, lantaran ia dari Jalan Kapten A Rivai harus memutar terlebih dahulu ke Jalan Padang Selasa.

Tidak hanya itu, menurutnya, kalau diterapkan sistem satu arah di kawasan tersebut, dirasa kurang pas, lantaran penumpukan kendaraan hanya terjadi pada jam-jam tertentu, misalnya pagi, siang hingga sore hari.

Ia melanjutkan, tidak sedikit pengendara yang masih membandel, lantaran tidak mau memutar terlalu jauh. Jadi, mencoba berlawanan arah.

Untuk itu, ia berharap pihak terkait agar kembali mengkaji penerapan sisitem tersebut agar tidak ada korban akibat tidak mau mengikuti aturan.

“Kalau hanya sistem buka tutup jalan (contra flow) boleh lah, tapi kalau diterapkan sistern one way dirasa kurang pas. Memang dikawasan ini menjadi lancar, tetapi penumpukan kendaraannya jadi, perpindah dan memakan waktu lama bagi kami masuk kampus apabila telah lewat waktu belajar,” jelasnya.

Senada, Indah mahasiswi Jurusan Hukum ini menuturkan, bahwa dirinya harus berjalan kaki menuju kampus dari depan gedung Pasca Sarjana Unsri menuju kampus utama, lantaran angkot yang ia tumpangi tidak langsung mengarah kedepan kampus.

“Saya ke kampus naik angkot, jadi tadi diturunin di tempat yang jauh dari kampus, karena sudah diterapkan sistem satu arah. Untuk itu, saya sangat tidak setuju. Saya berharap pihak terkait memperhatikan hal-hal kecil seperti ini dan memberikan solusi,” harapnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus menjelaskan bahwa untuk menerapkan sistem one di Jalan Srijaya Negara dan Jalan Padang Selasa ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian melalui pembahasan rapat forum lalu lintas Kota Palembang serta pihak perguruan tinggi guna mengstasi kemacetan di setiap persimpangan yang ada disepanjang jalan tersebut.

Menurut Agus, penerapan sistem satu arah ini, akan diujicobakan selama satu minggu mulai Kamis (11/1/2018) hingga satu minggu kedepan. Dimana, apabila hasil evalusi menunjukkan perubahan, tidak menutup kemungkinan akan diterapkan secara permanen.

Guna mencegah kebingungan pengendara yang melintas, lanjut Agus, pihaknya juga dibantu petugas Kepolisian guna memberikan arahan di lokasi yang diterapkan sistem one way.

“Semoga dengan diterapkannya sistem satu arah ini, lalu lintas di setiap persimpangan Jalan Srijaya Negara dan Padang Selasa bisa mengalir dan tidak ada yang pengendara yang tersendat di sejumlah titik persimpangan sepanjang jalan tersebut,” pungkasnya. (rgn)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Kodam II/Swj Peduli, Ananda Kiswah Jalani Operasi Jantung

Palembang, KoranSN Panglima Kodam (Pangdam) II/Swj, Mayjen TNI AM Putranto S.Sos kembali memberikan bantuan sosial ...

error: Content is protected !!