Terlibat Curanmor, Remaja di Talang Ubi Dilumpuhkan

Tersangka (duduk di lantai) ketika diamankan pihak kepolisian di Polsek Talang Ubi. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Reta Saputra (22), remaja yang tingggal di Talang Pegang Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Pendopo PALI, kemarin mendekam dibalik jeruji besi usai dibekuk petugas lantaran terlibat aksi curanmor.

Tersangka dibekuk petugas Reskrim Polsek Talang Ubi dibawah pimpinan Iptu Rusli saat berada di Desa Panta Dewa, tempat keluarganya.

Informasi dihimpun, aksi curanmor yang dilakukan tersangka terjadi, Senin malam lalu (18/9/2017) dengan menyasar sepeda motor milik korban Andres saat motor tersebut terparkir di Jalan Taman Siswa No 217 RT 01 RW 02 Kelurahan Talang Ubi Selatan.

Ketika beraksi tersangka ditemani rekannya berinisial ‘DK’ (DPO). Aksi keduanya terekam dalam kamera pengintai CCTV yang terpasang dilokasi rumah korban.

“Hal itulah pula yang memudah polisi menangkap tersangka Reta. Ketika mengetahui motornya hilang, korban langsung menelepon anggota Buser Polsek Talang Ubi untuk melaporkan kejadian itu. Seketika itu pulah, petugas langsung melakukan pengejaran ke arah Talang Subur dan Pasar Bhayangkara,” terang Kapolsek Talang Ubi, Kompol Victor Eduar Tondaes.

Baca Juga :   Kawanan Bandit Incar Nasabah Bank di OKI Ditangkap

Masih kata, Victor, tak lama petugas mendapatkan informasi keberadaan tersangka sedang berada di Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi, mengetahui itu kemudian petugas melakukan penyelidikan ke Desa Panta Dewa dan benar tersangka Reta berada di rumah saudaranya untuk persiapan melarikan diri ke Bandung.

Alhasil tersangka berhasil diamankan petugas Polsek Talang Ubi, dan dihadiahi dua butir timah panas di kaki kiri dan kanan. Dari pengakuan pelaku, hanya sekejap merusak kunci stang motor korban dan mendorong keluar dari pagar.

Diterangkan Victor Eduar Tondaes, tersangka sebelumnya sudah mengantongi dua laporan dengan kasus yang sama, yakni LP/B/210/IX/ 2017/Sumsel/Res M ENIM/Sek TL UBI, tanggal 18 September 2017, dan LP/B/489/XI/2014/Sumsel/Res M ENIM/Sek TL UBI, tanggal 07 November 2014.

Baca Juga :   Jenazah Mr X dan Bayi yang Baru Lahir Ditemukan di Palembang

“Pelaku terpaksa dihadiahi timah panas lantaran mencoba kabur dan melawan petugas. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara,” jelas Kompol Victor.

Sementara tersangka sendiri ketika diamankan mengakui perbutannya. “Aku makek kunci T Pak!. Kami beduo, aku samo kawan. Aku cuma melok-melok bae. Duit hasil maling motor ini untuk beli rokok samo ngasih duit ke wong tuo aku,” tutupnya. (ans)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sulbar Tangkap DPO Kasus Korupsi Dana KMK Bank BPD Sulselbar

Mamuju, KoranSN Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat berhasil menangkap seorang terpidana kasus …