Termakan Bujuk Rayu Pacar, Remaja Putri di IB I Ternodai

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Mendengar jika kesucian anaknya telah direnggut sang pacar, membuat ‘LW’ (51), seorang ibu yang tinggal di Lorong Sriguntang Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I, Kamis (22/3/2018) mendatangi SPK Terpadu Polresta Palembang guna melaporkan lelaki yang tidak mau bertanggung jawab tersebut ke polisi.

‘LW’ menceritakan, putrinya berinisial ‘IS’ (19) telah dinodai ‘HLH’ (21), lelaki yang beberapa bulan belakangan memacari anaknya.

Diterangkannya, perbuatan tak pantas ‘HLH’ terhadap putrinya terungkap setelah adanya perubahan bentuk ukuran perut anaknya yang kian hari semakin membesar. Penasaran akan itu, ‘LW’ lantas mendesak anaknya untuk mengaku apa yang sebenarnya terjadi.

“Ketika saya melihat bentuk perut anak saya yang membesar, saya mencoba mempertanyakan hal ini kepada anak saya. Ternyata dari pengakuan anak saya dirinya (IS) mengandung buah cinta hasil hubungan dengan ‘HLH’. Mendengar cerita itu, saya lantas mencoba menemui ‘HLH’ untuk memminta pertanggung jawaban, namun ternyata saat saya menemui pacar anak saya itu, ‘HLH’ malah tak mengakui jika semua itu perbuatan dirinya,” jelas ‘LW’ saat membuat pengaduan.

Baca Juga :   6 Perawat Penumpang Speedboat Lima Putra Lolos dari Kecelakaan Maut

DIjelaskan ‘LW’, dari cerita anaknya, terlapor ‘HLH’ melakukan perbuatan pada Jumat tahun lalu, 2 September 2016) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Kolonel H Burlian Km 6,5 penginapan Bayumi tepatnya depan Punti Kayu Palembang.

Dimana, sebelum dilaporkannya ‘HLH’ ke polisi, terlebih dahulu kedua pasangan ini memadu kasih. Hingga akhirnya terlapor mengajak korban untuk menginap di lokasi. Sebelum mengajak berhubungan badan layaknya pasangan suami istri, terlebih dahulu terlapor membujuk korban, ajakan tersebut awalnya ditolak oleh korban. Namun, dengan modus rayu dan janji-janji akan menikahi korban akhrinya mau untuk menyerahkan kesuciannya kepada terlapor.

“Kejadian tersebut terjadi pada saat saya masih sekolah duduk dikelas 3 Pak!, dan usai saya masih 17 tahun,” kata IS saat memberikan keterangan kepada petugas, ketika membuat laporan.

Baca Juga :   Tiga Jenazah Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke Pihak Keluarga

Diakui ‘IS’, sempat terjadi cek-cok mulut antara ia dan terlapor yang akhirnya membuat korban pun menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orangtuanya hingga membuat terlapor dilaporkan ke pihak berwajib.

“Pacar saya itu, tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya, makanya saya melaporkannya,” terangnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Syamsul membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan pencabulan tersebut.

“Sudah kita terima, dan selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang untuk ditindak lanjuti,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Saksi Kasus Suap Pengadaan Bansos di Jabodetabek

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (19/1) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap …