Tersangka Korupsi Tugu Batas Palembang Jilid 2 Siap Disidangkan

Kasi Pidsus Kejari Palembang Dede M. Yamin saat diwawancarai. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

‘KR’ dan ‘OI’ tersangka kasus korupsi proyek tugu batas jilid 2, yakni Tugu Palembang-Tanjung Api-Api (TAA) siap disidangkan di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang. Demikian dikatakan Kasi Pidsus Kejari Palembang, Dede M Yasin, Minggu (20/9/2020).

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan pada Senin (21/9/2020) pihaknya selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang akan melimpahkan berkas perkara kedua tersangka ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang.

“Jadi Senin besok (hari ini), berkas perkara kedua tersangka kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, sehingga kedua tersangka siap disidangkan,” katanya.

Masih diungkapkannya, sedangkan terkait jadwal persidangan kedua tersangka pihaknya masih menunggu jadwal sidang yang nantinya ditetapkan oleh Majelis Hakim PN Tipikor Palembang.

“Untuk jadwal sidangnya nanti setelah keluar penetapan dari Majelis Hakim,” ujarnya.

Lebih jauh diungkapkannya, dalam perkara ini kedua tersangka sejak beberapa waktu yang lalu sudah ditahan di Rutan Pakjo Palembang dalam rangkan persiapan persidangan.

Baca Juga :   Ofi Belum Berfikir Jabatan Bupati

“Penahanan keduanya setelah dilakukan tahap dua, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polrestabes Palembang ke kami selaku Jaksa Penuntut Umum,” terangnya.

Dilanjutkannya, jika pada perkara ini untuk tersangka ‘KR’ merupakan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) sedangkan ‘OI’ selaku pihak swasta yakni kontraktor.

“Dalam kasus ini kedua tersangka disangkakan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 9 Undang-Undang Tipikor Jo Pasal 18 Jo Pasal 55 KUHP,” tutupnya.

Sebelumnya, Kanit Tipikor Polrestabes Palembang, AKP Hamsal mengungkapkan, pada kasus ini para tersangka menggunakan modus melakukan pengurangan volume pekerjaan hingga menimbulkan kerugian negara.

“Tugu batas Palembang-Tanjung Api-Api ini dibangun menggunakan APBD Kota Palembang tahun 2013 dengan jumlah pagu anggaran Rp 1,2 miliar. Namun dalam pelaksanannya para tersangka melakukan pengurangan volume pekerjaan hingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 815 juta,” ungkap Hamsal belum lama ini.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Tipikor Sat Reskrim Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dua proyek pembangunan tugu batas Kota Palembang, yakni; proyek tugu batas di Jakabaring dan proyek tugu batas Palembang-Tanjung Api-api.

Baca Juga :   BNN RI Geledah Rumah Bupati OI dan Rekannya

Dari kedua proyek tersebut, sebelumnya untuk perkara tugu batas jilid 1 yang lokasinya di Jakabaring sudah ada empat tersangka yang keempatnya telah menjadi terpidana usai divonis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Palembang.

Adapun keempat terpidana tersebut, yakni; Ahmat Thoha selaku pihak dari kontraktor, Khairul Rizal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan juga Kasi di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Perumahan Pemkot Palembang, M Ichsan Pahlevi selaku kontraktor, dan Asmol Hakim selaku konsultan pengawas. Dimana dalam persidangan, keempatnya divonis Ketua Majelis Hakim, Kamaludin SH MH dengan hukuman pidana masing-masing 1 tahun 4 bulan penjara. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Tarzan Tewas dengan Tiga Luka Tusukan di Dada dan Rusuk

Empat Lawang, KoranSN Keributan antar pemuda terjadi di Desa Martapura Sikap Dalam Empat Lawang, Senin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.