Tersangka PDPDE Tunggu Audit

Gedung Kejati Sumsel. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman, Kamis (17/9/2020), mengatakan, hingga saat ini Kejati masih menunggu hasil audit kerugian negara dari BPK RI untuk menetapkan tersangka dalam dugaan kasus korupsi jual beli gas PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE).

Menurutnya, hal tersebut karena hasil audit kerugian negara yang dikeluarkan oleh BPK merupakan dasar hukum bagi Kejati dalam penetapan tersangkanya.

“Sebab BPK merupakan lembaga negara yang memiliki wewenang menghitung kerugian negara. Oleh karena itulah kami masih menunggu hasil audit dari BPK untuk menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi PDPDE,” ungkapnya.

Masih dikatakan Khaidirman, sejauh ini Kejati Sumsel telah melengkapi semua persyaratan dan kelengkapan dokumen yang diminta BPK untuk kepentingan proses penghitungan kerugian negara.

“Untuk itu kita berharap penghitungan audit kerugian negara cepat selesai sehingga kita dapat melakukan langkah hukum selanjutnya, yakni menetapkan tersangkanya,” ujarnya.

Baca Juga :   Berkas Korupsi Tugu Batas Jilid 2 Rampung

Lebih jauh dikatakannya, guna mempercepat proses audit pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPK RI.

“Seperti belum lama ini, kita berkoordinasi menghadirkan sejumlah saksi di BPK RI di Jakarta dalam rangka klarifikasi untuk penghitungan kerugian negara yang terjadi dalam perkara PDPDE,” terangnya.

Dilanjutkan Khaidirman, jika dugaan kasus PDPDE ini ditangani Kejati Sumsel sejak awal penyelidikan dan kini perkara tersebut telah tahap penyidikan.

“Pada tahap penyelidikannya kami melakukan pulbaket dan puldata untuk mengumpulkan barang bukti. Dan kini sudah tahap penyidikan, dimana kami hanya menunggu hasil audit kerugian Nagara dari BPK RI untuk menetapkan tersangkanya,” paparnya.

Sebelumnya Khaidirman mengatakan, BPK RI pusat di Jakarta telah memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan kasus korupsi jual beli gas PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE).

Pemeriksaan saksi tersebut terkait proses audit kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi PT PDPDE yang saat ini sedang dihitung oleh BPK RI.

Baca Juga :   Rumah Mantan Wagub Sumsel Ishak Mekki Dijarah, Pelaku Gasak Mesin Percetakan dan AC

“Ada sejumlah saksi yang diperiksa oleh BPK RI di Jakarta. Pemeriksaan dilakukan hasil koordinasi yang kita lakukan dengan BPK tentang permintaan audit kerugian negara yang telah kami ajukan,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika dirinya tidak dapat menyebut siapa saja saksi-saksi yang diperiksa di BPK RI tersebut.

“Kami tidak dapat sampaikan siapa saja yang diperiksa, namun yang jelas pemeriksaan tersebut memang ada dan pemeriksaanya dilakukan di BPK RI di Jakarta,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Dalami Keterlibatan Juarsah Dalam Kasus OTT Bupati Muara Enim

Palembang, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Ricky BM, Selasa (20/10/2020) mengatakan, jika pihaknya saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.