Tertipu Belanja Online, Warga IT II Merugi Jutaan Rupiah

Korban saat membuat laporan di SPK Terpadu Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Naas dialami Syarifudin (24), warga Jalan Mayor Ruslan Kecamatan IT II ini. Pasalnya, niatnya untuk membeli smartphone terpaksa gagal setelah menjadi korban penipuan membeli smartphone melalui toko online. Tak hayal, Rabu (10/1/2018) atas kejadian ini korban melapor ke SPKT Polresta Palembang berharap polisi dapat membekuk pelakunya.

Dihadapan petugas, korban menjelaskan, kejadian berawal ketika ia hendak membeli smartphone melalui instagram. Kemudian, korban melihat smartphone murah di akun instagram ‘Rumah Gadget_Amanah’.

Sehingga tertarik untuk membeli smartphone Oppo F5 yang hanya dibandrol seharga Rp 1.350.000. Padahal harga asli smartphone ini berkisar antara Rp 3,6 juta-Rp 5,6 juta.

Baca Juga :   KPK: Ferdy Gunakan Pelat Kendaraan Palsu Saat Coba Sembunyikan Nurhadi

“Lalu saya DM di akun instagramnya dan mentrasferkan uang sebesar Rp 1.350.000 ke rekening BRI atas nama Muhammad Iqbal melalui ATM Bank Mandiri di Bukit Golf Pak!,” jelasnya.

Dikatakan Syarifudin usai mentransfer uang tersebut, ternyata akun instagramnya langsung diblokir oleh akun instagram tersebut.

“Sampai sekarang smartphonenya tidak dikirim. Malah akun instargam saya diblokir. Saya harap pelakunya bisa ditangkap,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Polresta Palembang, Iptu Samsul membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dan akan segera ditindaklanjuti.

Baca Juga :   KPK Koordinasi PPATK Telusuri Aliran Dana Suap Bansos COVID-19

Laporan korban sudah kita terima dan segera akan ditindaklanjuti,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy …