Terungkap di Sidang, Johan Anuar Bersama Sekda dan Kadinsos Ternyata Tandatangani Pernyataan Pencairan Rp 6,5 Miliar

Para saksi saat memberiksan keterangan untuk terdakwa Johan Anuar dalam persidangan di PN Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Dalam sidang lanjutan Cawabup OKU Johan Anuar yang juga Wabup OKU Periode 2015-2020, terdakwa dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan atau Tempat Pemakaman Umum (TPU) tahun 2013, Selasa (12/1/2021) di Pengadilan Tipikor Palembang mengungkap, jika dalam perkara tersebut terdapat surat pernyataan pencairan pembelian tanah Rp 6,5 miliar, meskipun tanah tersebut tidak sesuai untuk dijadikan TPU.

Hal ini terungkap dari keterangan saksi Selamet Riyadi yang saat itu menjabat sebagai Kabag Perlengkapan Pemkab OKU.

Baca Juga :   Giliran Kadis PUPR dan 6 Anggota DPRD Jadi Saksi Sidang OTT Ahmad Yani

Dikatakannya, jika dalam surat penyataan itu ditandatangani oleh Johan Anuar, Umirtom (terpidana) yang saat itu menjabat sebagai Sekda dan Najamudin (terpidana) selaku Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) OKU kala itu. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia
Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Kejati Periksa Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya Terkait Dugaan Korupsi Proyek yang Mangkrak

Palembang, KoranSN Jaksa Penyidik Kejati Sumsel memeriksa pantia pembangunan Masjid Sriwijaya, terkait dugaan korupsi dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.