Home / Muba Maju Berjaya / Tidak Koordinasi, Proyek Pengerukan Jalan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Tidak Koordinasi, Proyek Pengerukan Jalan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Tampak Proyek Pengerukan Jalan dikeruk hingga berlubangĀ  sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintas.(foto-sumantri/koransn)

Sekayu, KoranSN

Proyek perbaikan jalan didalam kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menimbulkan petaka, pasalnya jalan dikeruk hingga berlubang memanjang tidak langsung ditutupi sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintas.

Berdasarkan pantauan dilapangan Rabu (6/11/19), setidaknya ada 31 lubang badan jalan yang dikeruk dan dibiarkan begitu saja tidak langsung ditutupi bekas kerukan tersebut.

Bekas kerukan didalam kota Sekayu kebanyakan memanjang hingga sepuluh meter lebih, kedalaman mencapai 5 centimeter, parahnya lagi kalau hujan lobang tertutup genangan air.

Kemudian papan proyek tidak ditemukan dilokasi sehingga masyarakat kota Sekayu menyebut proyek tidak jelas sumber dananya dari mana sehingga wajar saja kalau proyek ini rawan untuk korupsi.

Baca Juga :   Bidik Empat Kecamatan Jadi Kawasan Industri Hijau

Seorang warga kota Sekayu mengaku bernama Jamal (50) mengatakan kerukan itu sangat mengganggu pengguna jalan kemudian dapat merusak kendaraan, kalau dibiarkan bisa menimbulkan korban jiwa. Pembangunan memang diperlukan tapi keselamatan orang itu diutamakan, tegasnya ketika melintas di lokasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU PR) Kab. Musi Banyuasin (Muba) H Herman Mayori ST MT ketika dikonfirmasikan dengan tegas dia mengatakan bahwa pekerjaan tersebut bukan pekerjaan PU PR Muba, itu pekerjaan Balai Besar, tukasnya.

Malahan pihak Balai Besar ataupun pihak kontraktor tidak ada koordinasi ataupun permisi mau mengerjakan jalan didalam kota Sekayu ini.

Baca Juga :   Komitmen Dukung Perekonomian Syariah, Dodi Reza Jadi Narasumber Kehormatan ICEF 2019

Herman melanjutkan biasanya setelah melakukan pengerukkan jalan raya itu tidak boleh dibiarkan terlalu lama jadi tidak mengganggu pengguna jalan apalagi mengakibatkan kecelakaan hanya gara gara jalan yang dikeruk lalu dibiarkan begitu saja, tegasnya.

Sementara itu pihak Balai Besar Saiful ketika dikonfirmasikan melalui pesan WhatsApp (WA) mengenai hal tersebut belum ada jawabannya (tri)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Cabor Catur Muba Sumbang 9 Medali Emas

Prabumulih, KoranSN Cabang olahraga Catur Musi Banyuasin menambah perolehan 9 medali emas untuk kontingen dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.