Tiduri Anak Orang Pemuda di Kemuning Ditangkap Unit PPA

Tersangka Sigit tertunduk usai ditangkap petugas kepolisian dari Unit PPA Satreskrim Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Perbuatan asusila dengan meniduri gadis dibawar yang dilakukan Sigit (20), harus membawanya ke balik jeruji besi Polresta Palembang.

Sigit ditangkap aparat Sat Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), kemarin siang setelah aparat kepolisian menerima aduan keluarga korban terkait perbuatan asusila.

Ketika diamankan, Sigit menjelaskan, jika memang benar ia sudah melakukan perbuatan tersebut terhadap korban sebut saja bernama Melati (17). Namun menurutnya, peristiwa itu terjadi bukan ada unsur pemaksaan melainkan atas dasar suka sama suka.

“Saya dengan korban sudah beberpa bulan kenal, pada malam itu saya mengajak korban untuk jalan-jalan, ketika hari sudah larut malam, korban menanyakan kepada saya jika sehabis jalan ini, saya mau kemana. Saya jawab, saya ingin tidur di tempat kos teman,” kata jelas Sigit.

Dilanjutkan Sigit, setelah berjalan dengan korban, dirinya hendak mengantar pulang korban, namun korban malah keberatan pulang dan ingin ikut dengan dirinya main ke kosan teman.

Baca Juga :   Polda Dalami Human Trafficking Kasus Prostitusi Via SMS

“Saya ditanya nak balek dak!, lalu saya jawab idak. Terus saya diikuti oleh korban. Ya, karena korban ingin ikut, jadi saya membawa korban ke tempat kos teman saya, disana ternyata teman-teman saya yang lain sudah kumpul semua untuk bergadang,” terang pemuda yang tinggal di Jalan Kasnariansyah Lorong Hikmah Kelurahan 20 ilir Kecamatan Kemuning ini.

Sesampai dikosan temannya, lanjut tersangka, perbuatan tersebut terjadi. Namun, menurut tersangka, sebelum berbuat hal tersebut dirinya terlebih dulu minta izin kepada korban dan menurutnya lagi korban pun menerima ajakannya untuk melakukan hubungan badan.

“Cuman sekali Pak!, saya melakukan itu. Kami melakukan itu atas dasar suka sama suka, saya tidak memaksa korban. Karena malam itu ramai. Kalau saya paksa pasti korban menjerit,” ungkapnya.

Baca Juga :   Jasad Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap, Dibuang di TPA Sukarame

Sementara Kanit PPA Polresta Palembang, Ipda Henny Kristianingsih mengatakan, korban ditangkap setelah pihaknya menerima laporan keluarga korban yang tidak senang anaknya sudah diperlakukan semacam itu oleh tersangka.

“Tersangka kita tangkap, setelah petugas kita bersama korban memancing tersangka untuk bertemu korban di City Kos. Disana Sigit kita tangkap, dan langsung kita giring ke Polresta Palembang guna penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka Sigit diancam undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun penjara. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Dalami Pembelian “Wine” Oleh Edhy Prabowo dari Suap Ekspor Benur

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi saksi karyawan swasta Ery Cahyaningrum soal pembelian minuman …