Home / Lacak / Tim Gabungan Siap Berantas Begal dan Pungli

Tim Gabungan Siap Berantas Begal dan Pungli

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2018-2023
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo. (Foto-dok/Dedy/Koransn.com)

Palembang, KoranSN

Tim gabungan dari Polda Sumsel dan TNI saat ini meningkatkanpatroli dan siap memberantas aksi kejahatan begal. Selain itu, patroli terbuka dan tertutup juga ditingkatkan untuk memberantas pungutan liar (Pungli) yang rawan terjadi di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo mengatakan, tim gabungan tersebut telah bergerak dan secara rutin akan melakukan peningkatan patroli baik di Palembang maupun di sejumlah daerah di Sumsel. Dengan adanya patroli gabungan ini diharapkan Sumsel aman dan terus kondusif selama bulan suci Romadhan dan hari raya Idul Fitri mendatang.

“Jadi, untuk menjaga keamanan di Sumsel tim gabungan dari Polda Sumsel dan TNI terus ditingkatkan. Selain itu kami juga terus melakukan razia-razia guna mengantisipasi senjata api rakitan dan senjata tajam (Sajam),” terangnya.

Menurut Slamet, apabila dalam patroli dan razia tersebut petugas mendapati adanya warga yang memiliki senjata api rakitan maupun senjata tajam. Tentunya akan dilakukan penangkapan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Untuk itulah kami berharap jangan ada lagi warga di Sumsel yang memiliki senjata api rakitan, termasuk kebiasaan membawa senjata tajam. Karena jika kedapatan tentunya kami proses,” tegasnya.
Lebih jauh dikatakan Slamet, peningkatan patroli dan razia di Sumsel juga bertujuan untuk menjaga keamanan menjelang pelaksanaan Asian Games 2018 yang dalam waktu dekat akan digelar di Kota Palembang.

“Ya, peningkatan pengamanan ini juga untuk menjaga keamanan menjelang Asian Games di Sumsel. Jadi, untuk antisipasi aksi kejahatan terjadi makanya sejak jauh hari kami meningkatkan patroli dan terus menggelar razia-razia,” ungkapnya.

Diungkapkan Slamet, sedangkan terkait kebiasaan warga membawa pisau di pinggang, memang beberapa hari belakangan ini ada sebuah video pengendara sepeda motor yang terekam membawa pisau hingga video tersebut menjadi viral di media sosial. Untuk itulah saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kebenaran dari video tersebut.

“Apabila dari hasil penyelidikan nantinya petugas berhasil menangkap pengendara yang membawa senjata tajam tersebut, tentunya untuk pelakunya akan kami proses hukum dan dijerat sesuai UU Darurat,” tandasnya.

Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol M Taslim Chairuddin mengungkapkan, untuk memberantas pungutan liar (Pungli) yang rawan terjadi di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, pihaknya telah melakukan patroli terbuka dan patroli tertutup secara rutin.

Diakuinya, bahkan belum lama ini sudah ada dua warga yang diamankan karena melakukan Pungli di kawasan Jalintim Sumatera.

“Ada dua warga di Kayuagung, tepatnya di Jalintim kami amankan. Mereka ini melakukan Pungli dengan meminta-minta uang kepada para sopir, namun saat dilakukan penangkapan, kordinatornya berhasil kabur dan kini masih dilakukan pengembangan di Polres,” ungkapnya.

Lanjutnya, selain konsisten meberantas Pungli yang terjadi di jalanan, saat ini dirinya juga sedang mempersiapkan pengamanan jalur mudik lebaran di wilayah Sumsel.

“Dalam pengamanan arus mudik lebaran ini nantinya kami akan menggelar Operasi Ketupat Musi 2018. Namun sebelum operasi tersebut digelar, dalam waktu dekat kami bersama instansi terkait akan melakukan pengecekan persiapan jalan-jalan di Sumsel yang dijadikan jalur mudik lebaran. Tujuannya agar jalan di jalur mudik lebaran ini, aman dari kerusakan dan tidak rawan terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. (ded)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Bos Travel Umroh Raup Rp 20 Miliar dari Menipu 1000 Calon Jamaah Umroh & Haji di Sumsel

Palembang, KoranSN Tersangka Faorita alias Rita (47), yang merupakan Direktur PT Hasanah Barokah Sriwijaya meraup ...

error: Content is protected !!