Tim Penanganan COVID-19 Telusuri  157 Warga Lubuklinggau

Cikwi Faris Ketua Gugus Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lubuklinggau. (foto-rifat/koransn)

Lubuklinggau, KoranSN

 

Setiap hari penelusuran warga yang beresiko terpapar virus corona atau COVID-19 di Kota Lubuklinggau semakin meningkat.

 

Hingga Jumat (27/03/2020) Gugus Tim Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan penelusuran kepada 157 warga yang beresiko terpapar COVID -19.

 

Jumlah tersebut jauh meningkat dibanding Kamis (26/3/2020). Dimana Gugus Tim Percepatan Penanganan Covid-19 hanya melakukan penelusuran kepada 125 orang.

 

Ketua Gugus Tim Percepatan Penanganan COVID-19, Cikwi Faris mengungkapkan, meningkatnya jumlah warga yang diobservasi tersebut karena meningkatnya jumlah warga yang pulang ke Kota Lubuklinggau.

 

“Meningkat terus karena kita punya bandara, ditambah sekarang banyak warga kita yang pulang. Ada yang dari Jogja, Solo dan Jakarta. Solusinya untuk antisipasi kita lakukan observasi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Baca Juga :   192 Anak Yatim Terima KIS dari Bupati Lahat

 

Cikwi pun meminta, kepada masyarakat yang mempunyai keluarga dari daerah pandemi untuk koperatif (taat aturan) dan melapor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau.

 

“Tapi jangan pula datang langsung ke kantor Dinkes, seperti kemarin ada dua atau tiga orang yang datang langsung mengantar anaknya ke Dinkes Lubuklinggau untuk didata. Hal semacam ini justru bahaya, cukup laporkan saja dan akan kita data,” ujarnya.

 

Ia juga meminta, bagi warga yang baru pulang untuk sadar diri. Jangan pula setiba di rumah langsung main ke tempat kerabat dan tetangga sebelah rumah. Sebab tidak menutup kemungkinan akan membahayakan warga lainnya.

 

“Mantap-mantap di rumah jangan keluyuran selama 14 hari. Oke kalau tidak terjadi apa-apa tidak masalah, kalau positif kasian yang lainnya termasuk petugas medis juga. Apalagi petugas medis kita sangat terbatas,” tambahnya.

 

Baca Juga :   Dodi: ASN Jangan Terlibat Kejahatan Korupsi

Selain itu ia juga mengungkapkan, jika saat ini ada 14 warga Kota Lubuklinggau berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP). Ia pun berharap ke 14 warga ODP ini tidak naik statusnya menjadi Pasien  Dalam Pengawasan (PDP).

 

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat bila mengalami demam ringan jangan buru-buru ke rumah sakit, sebab jika rumah sakit membludak, dampaknya petugas medis akan kewalahan.

 

“Karena sudah ada standarnya dan ciri-cirinya penyakit ini, siapa yang akan dirawat dan siapa akan diisolasi. Jika semua meningkat, penuh rumah sakit,” ujarnya. (rif)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Plt Bupati Muara Enim Sidak Dinas-dinas

Muara Enim, KoranSN Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.