Home / Go Sport / Tim Putra Indonesia Tembus Semi Final Beach Volley Ball

Tim Putra Indonesia Tembus Semi Final Beach Volley Ball

Tim Putra Indonesia saat pertandingan menghadapi Tim Jepang. (Foto-Reigan/Koransn)

Palembang, KoranSN

Tim Voli Putra 1 Indonesia, Chandra dan Asfiya berhasil lolos ke semi final kejuaraan event Asia Pasific Beach Volley Ball setelah berhasil menumbangkan Tim Putra Jepang 1, Takahashi dan Sshiratory dengan poin 2-0 (21-17, 21-13) di Venue Voli Pantai Jakabaring Sport City Palembang, Sabtu (21/10/2017).

Dari hasil ini membuat pasangan Chandra dan Asfiya harus berhadapan dengan tim Iran yakin, Rahman Roufi dan Bahman S yang juga berhasil lolos ke semi final.

Sebelumnya, Tim Putra II, Gilang dan Danang serta Tim Putra III, IImtaq dan Gunawan harus gugur di babak penyisihan setelah dikalahkan lawannya masing-masing.

Pelatih Beach Volley Ball Indonesia, Koko Prastyo mengatakan, dalam menghadapi Iran di semi final nanti dirinya mengaku telah mengantongi cara bermain pemain Iran mengingat timnya sudah beberapa kali bertemu pada beberapa kejuaran Asia sebelumnya.

Baca Juga :   Montella: De Gea Menakjubkan

“Sebenarnya kita sudah pernah bertemu di beberapa kejuaran Asia, tim dari Iran ini punya aura tersendiri bagi Tim Indonesia. Tetapi memang saya sudah wanti-wanti jangan ikut irama mereka. Jadi, kalau ikut irama bisa bahaya karena mereka punya kecepatan serta kemanpuan bertahan yang kuat,” ungkapnya.

Sementara, salah satu pemain voli putra, Asfiya menuturkan, dirinya sangat bersyukur atas hasil yang telah diperoleh timnya, meskipun di set pertama Tim Indonesia sudah terlebih dahulu mengunci kemenangan.

“Alhamdulillah, saya sangat senang meskipun beberapa kali kita harus jatuh bangun untuk bisa menyelamatkan bola, namun saya bersyukur kita bisa masuk semi final,” ujar Asfiya.

Dikatakan Asfiya meskipun timnya masuk empat besar, persaingan berat jelas terasa. Mengingat, lawan-lawan yang dihadapi merupakan lawan yang tidak mudah untuk ditaklukkan.

“Kalau saya tidak pernah meremehkan tim-tim lain, semuanya sama-sama berbahaya,” tutur pria yang akrab disapa Yaya ini.

Sedangkan untuk Tim Unggulan Putri Indonesia, Dhita dan Putu harus gugur saat berhadapan dengan Tim Australia yakni, Artacho Del Solari dan Clancy dengan skor 2-0 (21-9, 21-14) pada saat babak penyisihan 8 besar.

Baca Juga :   Olivier Giroud Ingin Tinggalkan Arsenal Januari 2018

Menanggapi kekalahan tersebut, salah satu Tim Unggulan Putri Indonesia, Dhita menuturkan, jika dirinya telah berusaha semaksimal mungkin dalam pertandingan. Akan tetapi Tim Australia memang sejak awal mampu memimpin pertandingan, terlebih lagi cuaca panas di lapangan membuat dirinya belum bisa beradaptasi.

“Saya sendiri sudah berusaha dengan maksimal tapi mungkin juga karena belum adaptasi sama cuaca di lapangan, makanya semuanya tidak bisa berkembang,” jelasnya.

Dikatakan Dhita, Tim Australia merupakan salah satu tim yang mempunyai rekor gemilang, mengingat tim asal negeri kangguru ini pernah mencicipi naik podium pada kejuaraan dunia di Beijing China.

“Tim Austalia ini merupakan salah satu musuh yang kuat, karena mereka sendiri merupakan juara saat kejuaraan Osaka Jepang dan juga kejuaraan dunia di China,” tandasnya. (rgn)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Barcelona Siapkan Kontrak Seumur Hidup untuk Messi

Barcelona, KoranSN Barcelona tak mau Lionel Messi pensiun selain di klub tersebut. Oleh karenanya, Los …