Home / Kota Musi / Tim Tachical Polair Bersenjata Laras Panjang Lumpuhkan Penghadang Logistik Pemilu di Sungai Musi

Tim Tachical Polair Bersenjata Laras Panjang Lumpuhkan Penghadang Logistik Pemilu di Sungai Musi


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Tim Tachical Polair Direktorat Polair Polda Sumsel saat mengamankan para pelaku yang menghadang speedboat pembawa logistik Pemilu dalam simulasi yang digelar di Sungai Musi. (Foto-Humas Polda Sumsel)

Palembang, KoranSN

Letusan senjata api, Selasa (4/12/2018) menggema di kawasan perairan Sungai Musi Palembang saat Tim Tachical Direktorat Polair Polda Sumsel melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang menghadang speedboat pembawa logistik Pemilu.

Sebelum ditangkap, para pelaku yang mengendarai speedboat tersebut membawa senjata tajam dan benda tumpul menghadang lalu naik ke atas speedboat pembawa logistik Pemilu. Aksi ini dilakukan para pelaku lantaran hendak merampas kotak suara Pemilu.

Diwaktu bersamaan Tim Tachical Direktorat Polair Polda Sumsel yang sedang melakukan patroli menggunakan kapal cepat di kawasan Sungai Musi mendapatkan informasi terjadinya penghadangan speedboat pembawa logistik Pemilu tersebut. Hingga tim dengan cepat meluncur ke lokasi kejadian.

Baca Juga :   Palembang Raih Penghargaan Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award

Para pelaku yang mengetahui kedatangan Tim Tachical Direktorat Polair Polda Sumsel berusaha melarikan diri dengan speedboat yang mereka kendarai, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran antara kapal petugas dengan speedboat pelaku. Dalam aksi kejaran-kejaran ini tampak juga helikopter Polda Sumsel dikerahkan. Hingga akhirnya speedboat para pelaku berhasil dikepung petugas.

Akan tetapi saat hendak ditangkap, para pelaku melakukan perlawanan hingga Tim Tachical Direktorat Polair Polda Sumsel yang setiap personelnya dilengkapi senjata api laras panjang meletuskan tembakan peringatan ke udara. Akibatnya para pelaku tersebut ketakutan lalu menyerahkan diri.

Namun kejadian ini bukanlah sesungguhnya, melainkan hanyalah simulasi pengamanan Pemilu 2019 dalam rangka HUT Polairud Polri ke-68 yang diselengarakan oleh Direktorat Polair Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, simulasi yang dilakukan merupakan bentuk kesiapan Direktorat Polair Polda Sumsel dalam melakukan pengamanan Pemilu 2019 di Sumsel, baik itu Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden.

Baca Juga :   Ingat! Masih Gelar MOS, Sekolah Disanksi

“Jadi kami sudah siap melakukan pengamanan pelaksanaan Pemilu di Sumsel baik di darat maupun di kawasan perairan. Untuk pengamanan di perairan, saat ini sarana dan peralatan seperti kapal cepat yang dimiliki Direktorat Polair Polda Sumsel sudah memadai, dari itu kami siap mengamankan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden,” tegas Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, sementara untuk peringatan HUT Polairud Polri ke-68, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Polair Polda Sumsel yang selama ini sudah menjalankan tugas menjaga keamanan di perairan di Sumsel, termasuk keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus.

“Bahkan pada peringatan HUT Polairud Polri ke-68 ini, Direktorat Polair Polda Sumsel juga melauncing aplikasi Sistem Admistrasi Pendataan Kapal (Siapeka). Aplikasi ini dibuat hasil kerjasama Polair dengan instansi terkait seperti Dishup dan pemerintah daerah, dimana dalam aplikasi ini kita dapat mengetahui identitas kapal-kapal yang beraktivitas di Sungai Musi. Selain itu, aplikasi ini dibuat juga untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di perairan,” tandas Kapolda. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

AKP Ginanjar: Uji Coba Lawan Sriwijaya FC, Kami Akan Tetap Tampil Maksimal

Palembang, KoranSN Juara PSL (Palembang Super League) Season 1, Bhayangkara Sriwijaya FC akan melaksanakan pertandingan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.