Timsus Tak Boleh Pulang Sebelum Tangkap Penembak Mati Kanit Reskrim Polsek Mesuji OKI

Kombes Pol Supriadi. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Tim Kusus (Timsus) dari Jatanras Polda Sumsel dan Polres OKI yang melakukan pengejaran enam perampok penembak Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur OKI, Anumerta Aipda Afrizal SH hingga membuat korban tewas tidak boleh pulang sampai para pelaku tertangkap.

Demikian ditegaskan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Kamis (20/6/2019) saat ditemui di Mapolda Sumsel.

Menurutnya, Timsus tersebut diturunkan di lapangan untuk memburu para pelaku yang sebelumnya telah diberikan deadline (batas waktu) selama 14 oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara untuk menangkap hidup atau mati para pelaku.

“Batas waktu 14 hari tersebut sejak tanggal 12 Juni 2019 lalu. Karena sampai saat ini para pelaku belum tertangkap, maka Timsus tersebut tidak boleh pulang sebelum menangkap para pelaku,” tegasnya.

Masih dikatakannya, dalam pengejaran para pelaku tersebut Timsus yang telah dibentuk melakukan pengejaran hingga keluar Sumsel. Sebab, diduga para pelaku saat ini sudah berada di luar wilayah OKI dan Provinsi Sumsel.

“Jadi, Timsus sampai saat ini masih terus memburu para pelaku, mohon doanya agar keenam perampok tersebut segera ditangkap,” ujarnya.

Diungkapkannya, dalam aksinya keenam perampok yang masih dalam pengejaran tersebut merupakan kawanan perampok bersenjata api yang sadis.

“Seperti saat kejadian, para pelaku ini awalnya merampok di rumah salah satu warga di Desa Beringin Jaya Mesuji Makmur. Dalam perampokan tersebut, pelaku menembak perut pemilik rumah namun pemilik rumah selamat. Nah, karena aksi perampokan ini diketahui lantas para pelaku kabur. Kemudian Anumerta Aipda Afrizal yang mendapatkan informasi kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran para pelaku, dalam pengejaran inilah korban gugur ditembak dadanya oleh pelaku,” paparnya.

Baca Juga :   Penjahat Kakap Berjimat Meregang Nyawa Usai Baku Tembak

Lanjut Kabid Humas, dikarenakan para pelaku tersebut merupakan perampok sadis maka Timsus yang melakukan pengejaran tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas.

“Apabila pelakunya melawan saat ditangkap tentunya akan diberikan tindakan yang tegas dan terukur. Yang jelas, Timsus akan menangkap para pelaku tersebut hidup atau mati,” tandas Kabid Humas.

Diberitakan sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur OKI Anumerta Aipda Afrizal SH tewas tertembak perampok saat mengejar untuk menangkap enam perampok, Minggu dini hari (2/6/2019) di Desa Beringin Jaya Kecamatan Mesuji Makmur. Korban meninggal dunia dengan luka tembak satu lubang di dadanya.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra sebelumnya mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk menangkap enam pelaku penembakan tersebut.

“Kami terus berusaha agar semua pelaku segera tertangkap baik hidup maupun mati,” tegas Kapolres saat itu.
Disinggung adanya foto pelaku penembakan yang beredar di media sosial? ia mengaku itu bukan foto pelaku bukan orang yang dicurigai.

“Saya tidak tahu darimana foto ini didapatkan, karena hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman,” imbuh Kapolres.

Sebelumnya Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, membenarkan tewasnya korban, kejadian ini bermula saat terjadi perampokan dengan jumlah pelaku enam orang di rumah warga bernama Kodri (40), di Dusun V Desa Beringin Jaya Kecamatan Mesuji Makmur OKI.

Baca Juga :   Pengedar Sabu 7 Ulu Ditangkap Polda Sumsel

“Setiba di rumah korban para pelaku melakukan aksi perampokan, namun aksi pelaku diketahui korban dan warga hingga warga menginformasikan kepada dua anggota kepolisian, yakni Anumerta Aprizal dan Bripda Mahmudi yang sedang patroli, sehingga keduanya bergerak menuju TKP, setiba di TKP para pelaku sudah melarikan diri,” terangnya kala itu.

Lanjut Kapolda, mendapatkan informasi para pelaku melarikan diri lalu Anumerta Aprizal dan satu anggotanya serta bersama lima warga langsung mengejar para pelaku.

“Sekitar pukul 03.05 WIB, di jembatan jalan poros Desa Beringin Jaya Mesuji Makmur korban bertemu para pelaku hingga korban melakukan tembakan peringatan ke atas sebanyak satu kali. Diwaktu bersamaan, pelaku membalas dengan menembak berkali-kali ke arah korban dan warga yang melakukan pengejaran. Akibat kejadian itu Anumerta Aprizal terkena tembakan satu kali di dada sebelah kanan dan korban meninggal dunia,” paparnya.

Masih diungkapkan Kapolda, dengan gugurnya Anumerta Aprizal dalam tugas maka pangkat Aprizal yang sebelumnya Bripka dinaikan menjadi Aipda Anumerta Aprizal.

“Sementara untuk pelakunya masih dalam pengejaran, hidup atau mati para perampok tersebut akan kami tangkap,” pungkas Kapolda. (ded/iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ketua KPK Prihatin 26 dari 34 Provinsi Terjadi Kasus Korupsi

Jakarta, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku prihatin karena 26 dari 34 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.