Home / Lacak / TNI AL Palembang Kembali Gagalkan Penyelundupan Lobster Ilegal, Kali Ini Senilai Rp 19,5 Miliar

TNI AL Palembang Kembali Gagalkan Penyelundupan Lobster Ilegal, Kali Ini Senilai Rp 19,5 Miliar


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Anggota TNI AL Palembang menunjukkan anak lobster ilegal yang diamankan. (foto-TNI AL Palembang)

Palembang, KoranSN

TNI AL Palembang lagi menggagalkan penyelundupan anak lobster ilegal sebanyak 130.600 ekor senilai Rp 19, 5 miliar. Pengungkapan kasus penyelundupan ini merupakan yang kedua kalinya, dimana sebelumnya TNI AL Palembang juga menggagalkan penyelundupan 20 ribu anak lobster.

Dalam kasus penyelundupan ribuan benih lobster ilegal ini, ditangkap satu orang tersangka berinisial ‘EL’. Tersangka kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif.

Komandan TNI AL Palembang, Letkol Laut (P) Saryanto, Minggu malam (21/4/2019) mengatakan, pengungkapan penyelundupan anak lobster ilegal sebanyak 130.600 ekor tersebut bermula saat Tim F1QR TNI AL Palembang melakukan patroli rutin di perairan Lambour Luar Tanjatim Jambi, yang juga masuk dalam wilayah hukum TNI AL Palembang.

“Pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, Tim F1QR TNI AL Palembang yang melakukan patroli mendapati speedboat bermesin 40 PK yang mencurigakan melintas tanpa penerangan navigasi,” katanya saat dihubungi Suara Nusantara.

Baca Juga :   Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Kenten Banyuasin

Menurutnya, dikarenakan mencurigakan maka Tim F1QR melaksanakan pengejaran terhadap speedboat tersebut sehingga dilakukan penangkapan.

“Saat speedboat berhenti, kemudian petugas melakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan benih lobster yang dikemas dalam kantong plastik dan dimasukkan ke dalam 20 kotak box. Setelah dihitung, jumlah anak lobster ilegal itu sebanyak 130.600 ekor yang nilainya mencapai Rp 19, 5 miliar,” kata Letkol Laut (P) Saryanto.

Diungkapkannya, keberhasilan pengaggalan penyelundupan anak lobster ini merupakan upaya pihaknya yang dilakukan secara maksimal dalam menjaga sumber daya laut. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen TNI AL Palembang terhadap nota kesepahaman (MoU) antara TNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), perihal penguatan ketahanan pangan dan pengamanan sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga :   Melawan! Begal Ditindak Tegas

“Sementara untuk tersangka yang ditangkap berinisial ‘EL’. Tersangka ini merupakan pengemudi speedboat yang mengangkut ribuan benih lobster ilegal tersebut, kini tersangka sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin malam (15/4/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. TNI Angkatan Laut (AL) Palembang berhasil menggagalkan penyelundupan 20 ribu anak lobster senilai Rp 3,5 miliar yang diangkut Speedboat 40 PK tujuan Singapura, yang diduga berasal dari luar Jambi.

Komandan Lanal Palembang, Letkol Laut (P) Saryanto, Selasa (6/4/2019) mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan di perairan Sungai Lokan Desa Sungai Jeruk Nipah Panjang Tanjabtim Jambi. Sedangkan untuk pengemudi speedboat yang mengangkut anak lobster melarikan diri saat penyergapan dilakukan.

“Jadi, kasusnya masih kami kembangkan untuk mencari dan menangkap pemilik dan pembawa ribuan anak lobster tersebut,” tandasnya saat itu. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Penjual Judi Togel di Lubuklinggau Divonis 1 Tahun 6 Bulan

Lubuklinggau, KoranSN Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuklinggau yang diketuai Fedinaldo H Bonodikun didampingi anggota hakim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.