Rabu , September 26 2018
Home / Headline / Toko Emas Sinar Mas di Sayangan Dirampok

Toko Emas Sinar Mas di Sayangan Dirampok

Toko Emas Sinar Mas di Jalan Sayangan Palembang dirampok. (foto-ist/polsek it i)

Palembang, KoranSN

Pelaku perampokan, Minggu (9/9/2018) pukul 09.30 WIB melakukan aksinya di Toko Emas Sinar Mas di Jalan Sayangan Nomor 164 Kelurahan 17 Ilir Kecamatan IT II Palembang. Dalam melancarkan aksinya, pelaku berhasil membawa gelang dan kalung emas senilai Rp 20 juta.

Kapolsek IT I Palembang, Kompol Eddy Rahmat mengatakan, saat kejadian salah satu pelaku masuk ke dalam toko dan langsung memecahkan kaca etalase bagian depan menggunakan linggis sepanjang 60 Cm yang dibalut kain putih.

“Pelaku tanpa mengeluarkan ucapan apapun masuk ke dalam toko lalu memukul kaca etalase sebanyak tiga kali hingga kaca tersebut pecah. Setelah itu, pelaku memasukan tangan ke dalam etalase dan mengambil sejumlah emas. Sementara pemilik toko yang saat kejadian berada di dalam toko langsung melemparkan kursi ke arah pelaku,” katanya.

Masih dikatakan Kapolsek, usai dilempar kursi kemudian pelaku melarikan diri ke lorong yang ada di sekitaran lokasi. Saat kejadian pemilik toko sempat melakukan pengejaran hingga ke kawasan 16 Ilir namun korban tidak berhasil menangkap pelaku lantaran pelaku membawa senjata tajam jenis pisau.

“Dari keterangan saksi-saksi yang diperiksa, saat di kawasan 16 Ilir pelaku melarikan diri menyebrangi Sungai Musi dengan menumpangi perahu ketek menuju kawasan Dermaga 10 Ulu, setelah itu pelaku menumpangi becak. Dengan adanya perampokan ini, maka saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya,” tandas Kapolsek.

Baca Juga :   Warga Serelo Digemparkan Dengan Penemuan Mayat

Pemilik Toko Emas Sinar Mas, Ferry (33) mengatakan, saat kejadian di dalam toko sedang ada dirinya bersama ayahnya Djulijono (70). Tiba-tiba satu orang pelaku masuk ke dalam toko memecahkan kaca etalase tempat emas yang dipajang untuk dijual.

“Ketika pelaku memecahkan kaca etalase, saya dan ayah kaget sehingga saya mengambil kursi dan melemparkannya ke pada pelaku tersebut. Setelah itu pelaku langsung kabur. Kejadian itu terjadi cepat sekali, bahkan sebelum kabur pelaku sempat mengambil sekitar 20 gram sampai 40 gram emas berupa gelang dan kalung senilai Rp 20 juta,” ungkapnya.

Menurutnya, saat kejadian dirinya sempat mengejar pelaku namun dikarenakan pelaku membawa senjata tajam jenis pisau sehingga membuatnya tidak berhasil menangkap pelaku.

“Saya bersama tukang parkir mengejar pelaku tapi pelaku itu membawa pisau sehingga kami tidak meneruskan pengejaran dan pelaku pun kabur ke kawasan dermaga Sungai Musi yang berada di 16 Ilir lalu pelaku menumpangi perahu ketek. Kalau jumlah perampok tersebut diduga dua orang. Sebab satu pelaku berperan masuk ke dalam toko dan memacahkan kaca etalase, sedangkan satu pelaku lagi berdiri di luar toko mengawasi situasi. Dari dua pelaku ini, untuk pelaku yang memecahkan kaca etalase tampak tangannya terluka terkena pecahan kaca,” ungkapnya.

Sementara Sandi (29), warga 12 Ulu yang merupakan serang perahu ketek yang ditumpangi pelaku perampokan mengatakan, saat itu dirinya tidak tahu jika ternyata orang yang menumpangi perahunya merupakan perampok toko emas.

Baca Juga :   Angkot Plaju-Ampera Vs Pick-Up Pengangkut Ayam

“Ada dua orang yang menumpangi perahu saya dari Dermaga di kawasan 16 Ilir ke Dermaga 10 Ulu. Dari dua orang tersebut memang tangan salah satunya terluka, saat saya tanya katanya luka tersebut karena berkelahi. Jadi saya benar-benar tidak tahu kalau mereka itu perampok. Bahkan saat tiba di Dermaga 10 Ulu, kedua orang tersebut tidak membayar uang sewa perahu, keduanya langsung lari,” ujarnya saat ditemui usai diperiksa sebagai saksi di Mapolsek IT I Palembang.

Sedangkan Zainal (40), tukang becak di kawasan Dermaga 10 Ulu mengutarakan, usai menumpangi perahu ketek di Sungai Musi kemudian dua orang tersebut memanggilnya meminta diantarkan ke kawasan 11 Ulu Palembang.

“Saat itu saya lagi mencari punumpang, tiba-tiba kedua orang tersebut memanggil dan meminta saya mengantarkan mereka ke 11 Ulu. Saya tidak tahu jika keduanya perampok, dan memang tangan kanan dari salah satu orang tersebut ada yang terluka dan mengeluarkan darah. Ketika ditanya, katanya luka tersebut karena berkelahi. Usai menumpangi becak saya, kedua orang tersebut memberikan saya uang Rp 8 ribu,” ungkapnya usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polsek IT I Palembang. (ded)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pakai Pistol Mainan, Debt Collector di Mura Begal Motor

Musirawas, KoranSN ‘ST’ (39), warga Kelurahan Marga Bakti Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau yang ...

error: Content is protected !!