Home / Internasional / Topan Bulbul Landa Bangladesh, Tewaskan Nelayan-Pembuat Rumah

Topan Bulbul Landa Bangladesh, Tewaskan Nelayan-Pembuat Rumah

Ombak menghantam warga yang duduk di pantai Teluk Bengal sebelum Siklon Mahasen mendekat di Chittagong, Bangladesh. (foto-antaranews)

Dhaka, KoranSN

Topan Bulbul melanda Bangladesh pada malam hari, menewaskan dua orang, melukai banyak lagi dan merusak rumah tapi pengungsian lebih dulu menyelamatkan banyak nyawa dan kondisi terburuk sudah lewat, kata beberapa pejabat.

Tak ada kerusakan besar yang dilaporkan pada Minggu (10/11/2019) di beberapa kamp di Bangladesh Tenggara, tempat ratusan ribu pengungsi dari negara tetangganya, Myanmar, tinggal.

Seorang nelayan yang berusia 60 tahun, yang pemerintah katakan telah menolak untuk menyelamatkan diri ke satu tempat penampungan, tewas pada Sabtu malam (9/11/2019) di rumah jeraminya.

Baca Juga :   Gedung Putih: Trump Akan calonkan Mark Esper Sebagai Kepala Pentagon

Seorang perempuan yang berusia 52 tahun yang telah bermalam di satu tempat penampungan kembali ke rumahnya pada Ahad tapi tewas ketika satu pohon menimpa rumahnya.

Sebanyak dua juta orang dari seluruh 13 kabupaten pantai Bangladesh berlindung di sebanyak 5.558 tempat penampungan pada Sabtu malam.

Di luar, kecepatan angin meningkat jadi antara 100 dan 120 kilometer (62 sampai 75 mil) per jam dan sebagian daerah dataran rendah terendam banjir.

Kecepatan angin sekarang telah turun jadi antara 70 dan 80 kilometer (43 sampai 50 mil) per jam.

Baca Juga :   Washington Perintahkan Sebagian Pegawai Pemerintah AS Tinggalkan Irak

Sebanyak 1.200 wisatawan, kebanyakan, dari dalam negeri terjebak di Pulau Saint Martin di Kabupaten Cox’s Bazar, kata Enamur Rahman, Menteri Muda Urusan Penanganan Bencana dan Bantuan, kepada Reuters , yang dipantau Antara di Jakarta.

Dengan tanda turun jadi 4, mereka semua akan diselamatkan,” katanya.

Ia merujuk kepada sistem peringatan topan.

Musim topan di Teluk Benggala dapat berlangsung dari April sampai Desember. Pada 1999, satu topan super menerjang Pantai Negara Bagian Odisha di India selama 30 jam, dan menewaskan 10.000 orang.

Negara Bagian Benggala Barat dan Odisha di bagian timur India telah menerima curah hujan lebat sejak Sabtu dini hari dan ada laporan mengenai ratusan pohon yang tumbang. (Antara/Reuters/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Lima Orang Tewas, Tujuh Cedera Dalam Ledakan Bom di Ar-Raqqa Suriah

Ar-Raqqa, KoranSN Lima warga sipil meninggal dan tujuh lagi cedera, Minggu (10/11/2019), akibat ledakan satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.