Total Harta Kekayaan Sandiaga Rp 5 Triliun

Sandiaga Salahuddin Uno. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

KPK mengumumkan harta kekayaan calon wakil presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno. Total harta Sandiaga tercatat Rp 5 triliun. Sementara Capres Prabowo Subianto memiliki total harta Rp Rp 1,9 triliun.

Dilihat dari aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rabu (15/8/2018), Sandiaga memiliki deretan aset, dari tanah dan bangunan hingga simpanan kas. Untuk tanah dan bangunan, total ada 15 lokasi yang dilaporkan Sandiaga.

Sejumlah tanah dan bangunan yang dilaporkan Sandiaga tersebar di dalam hingga luar negeri. Tampak Sandiaga memiliki tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dan Tangerang, ada pula di Singapura dan Amerika Serikat. Totalnya Rp 191.644.398.989.

Dari LHKPN itu, terlihat pula Sandiaga memiliki aset paling tinggi di bagian surat berharga dengan nilai Rp 4.707.615.685.758. Selain itu, Sandiaga memiliki harta berupa kas dan setara kas.

Baca Juga :   KPK Tetapkan 5 Tersangka Suap Restitusi Pajak Dealer Jaguar-Bentley

Namun ada pula utang Sandiaga yang cukup besar, yaitu Rp 340.028.135.379. Dari jumlah asetnya, total harta kekayaan Sandiaga sebesar Rp 5.099.960.524.965.

Sedangkan, Capres Joko Widodo (Jokowi), disebut KPK memiliki total harta Rp 50 miliar.

Rincian harta Jokowi terdiri dari 20 unit tanah dan bangunan yang tersebar di Sukoharjo, Surakarta, hingga Jakarta Selatan. Total tanah dan bangunan Jokowi bernilai Rp 43.888.588.000.

Kemudian, Jokowi juga memiliki kendaraan sebanyak 12 unit, dari mobil Suzuki pikap hingga motor Chopperland. Total nilainya Rp 1.083.500.000.

Jokowi juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 360 juta serta kas dan setara kas senilai Rp 6.109.234.704. Jokowi tercatat memiliki utang Rp 1.192.972.916.

Sementara harta Ma’ruf Amin sejauh ini dalam catatan KPK, berkisar di angka belasan miliar rupiah.

Baca Juga :   1.668 WNI Masih Bertahan di China

“Nilainya sekitar Rp 11,65 miliar,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Rabu (15/8/2018).

Angka itu belum bisa dirinci KPK lantaran memang Ma’ruf masih harus melengkapi beberapa berkas. Hingga saat ini LHKPN Ma’ruf belum dinyatakan lengkap oleh KPK.

“Cawapres Ma’ruf Amin sampai saat ini proses pelengkapan berkas sedang berjalan tapi pelaporan sudah dilakukan,” kata Febri. (detikcom)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pasien Sembuh dari COVID-19 Terus Meningkat Menjadi 5.402 Orang

Jakarta, KoranSN Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien COVID-19 yang …