Home / Headline / Truk Fuso Pembawa 106 Kg Ganja Asal Aceh Disergap Polda Sumsel di Muba

Truk Fuso Pembawa 106 Kg Ganja Asal Aceh Disergap Polda Sumsel di Muba


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menunjukkan barang bukti ganja asal Aceh. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel menyergap truk fuso pembawa 106 Kg ganja kering dari Aceh, yang hendak dibawa ke Jakarta di Jalan Lintas Sumatera Palembang- Jambi Desa Bayung Lincir Muba.

Dari penyergapan tersebut diamankan dua tersangka yang merupakan sopir dan kernet truk. Kedua tersangka tersebut, yakni; tersangka Riskiansyah aIias Riski (44), warga Desa Beketel Kecamatan Keyen Kabupaten Pati Jawa Tengah dan tersangka Mujianto alias Anto (45), warga Dusun Muara Piluk Desa Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Jumat (3/5/2019) mengatakan, penyergapan tersebut dilakukan setelah sebelumnya pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, yang kemudian dilakukan penyelidikan dan pengintaian.

“Disaat truk tersebut melintasi Jalan Lintas Sumatera Palembang- Jambi Desa Bayung Lincir Muba, polisi langsung menyergapkapnya. Lalu dilakukan penggeledahan, hingga ditemukan barang bukti 106 Kg ganja kering di dalam bak truk,” katanya.

Baca Juga :   Pengunjung Indomeret Jadi Korban Bandit Pecah Kaca

Masih dikatakannya, dengan didapati barang bukti selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel guna pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka Riskiansyah aIias Riski dan Mujianto alias Anto saat diamankan di Polda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

“Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumsel untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Menurutnya, dengan terungkapnya kasus penyelundupan ganja tersebut maka dalam pengembangan kasusnya Polda Sumsel akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Aceh. Sebab, dari pengakuan kedua tersangka jika ganja tersebut berasal dari Aceh.

“Ganja sebanyak 106 Kg ini jika dirupiahkan nilainya mencapai Rp 500 juta lebih. Dan untuk ancaman hukuman kedua tersangka, yakni hukuman mati,” tandas Kapolda.

Sementara tersangka Riskiansyah aIias Riski mengatakan, jika dirinya dan rekannya tersangka Mujianto alias Anto baru pertama kali ini menyelundupkan ganja tersebut.

“Kalau saya yang mengemudikan truk sedangkan Mujianto kernetnya. ganja yang kami bawa itu milik Abu (DPO) warga Aceh yang rencananya akan kami bawa ke Jakarta. Nah, untuk kepada siapa ganja itu dikirimkan ke Aceh kami tidak tahu, sebab kata Abu nanti kami akan ditelponnya kalau sudah berada di Jakarta,” katanya.

Baca Juga :   Polda Sumsel Terus Dalami Dugaan Pungli Sertifikasi Guru

Masih dikatakan tersangka Riskiansyah aIias Riski, dirinya nekad membawa ganja tersebut lantaran dijanjikan uang Rp 20 juta oleh Abu jika ia dan tersangka Mujianto berhasil membawa ganja itu ke Jakarta.

“Kalau uang Rp 20 juta itu belum kami terima, katanya nanti semua uang itu diberikan saat kami sudah sampai di Jakarta. Hanya saja, saat kami berangkat dari Aceh, Abu memberikan uang jalan untuk bensin dan makan kepada kami senilai Rp 3 juta,” ujarnya.

Sedangkan tersangka Mujianto alias Anto mengungkapkan, kalau dirinya dijanjikan uang Rp 5 juta apabila berhasil menemani tersangka Riskiansyah aIias Riski membawa ganja tersebut dari Aceh ke Jakarta.

“Baru kali inilah saya ikut membawa ganja ini. Saya mau karena dijanjikan uang. Dan dalam penyelundupan ganja tersebut, kami menutupi ganja di bak truk belakang menggunakan karung semen. Tujuannya, untuk mengelabuhi petugas, namun ternyata di perjalanan kami masih saja tertangkap polisi,” pungkasnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Tangkap Pelaku Pembacokan di Muratara, Polisi Temukan Senjata Api Ilegal

Musirawas, KoranSN Jaran Polsek Rawas Ulu Polres Musirawas melakukan penangkapan terhadap Hendri (35) yang merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.