Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / Tunggakan Listrik di 4 Kecamatan di Banyuasin Sisakan Rp 6,3 Miliar

Tunggakan Listrik di 4 Kecamatan di Banyuasin Sisakan Rp 6,3 Miliar

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2018-2023
Manajer PLN Rayon Pangkalan Balai Frans Handoko ST. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Manajer PLN Rayon Pangkalan Balai Frans Handoko mengatakan, dalam setahun terakhir ini, pihaknya berhasil mengurangi tunggakan listrik di 4 kecamatan di Banyuasin, yang semula Rp 12,8 miliar menjadi Rp 6,3 miliar.

Ia mengatakan, keempat kecamatan dimaksud, yakni Kecamatan Betung, Suak Tapeh, Pulau Rimau dan Kecamatan Tungkal Ilir.

“Sejak setahun terakhir ini sudah menjadi target kita untuk mengurang tunggakan pelanggan di 4 kecamatan tersebut, dan kini telah mengalami penurunan defisit tunggakan hutang, yang sebelumnya Rp 12,8 miliar berkurang menjadi Rp 6,3 miliar, dan kalau dikalkulasikan, terjadi pengurangan 50,4 % dari tunggakan tersebut,” ungkap Frans, Selasa (20/2/2018).

Frans menjelaskan, kendala yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, yakni seringnya mati lampu (byar pet), dikarenakandampak cuaca extrem dan kondisi alam yang tidak menentu.

Frans juga mengatakan bahwa mengenai tanam tumbuh pohon seharusnya jarak antara kabel PLN itu 3 meter dari line kabel. “Ini juga menjadi kendala kita di lapangan karena dampak dari pohon yang berdekatan dengan kabel dan apabila mengenai kabel listrik, maka akan berdampak mati lampu, sehingga merugikan masyarakat itu sendiri, namun kenyataannya masih tim PLN yang disalahkan,” tukasnya.

Untuk itu lanjut Frans, ia berharap baik dari perusahaan seperti Unit usaha PTPN Tebenan maupun masyarakat yang memiliki lahan di pinggir jalan, mengizinkan pohon yang menjuntai didekat kabel, untuk ditebang oleh PLN. “Itu semua untuk mengurangi matinya lampu,” tandasnya. (sir)

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Sekda Janji Laporkan PNS OKI Bolos ke Menpan RI

Kayuagung, KoranSN Usai mendapat libur Idul Fitri selama 11 hari, para Aparatur Sipil Negara (ASN) ...

error: Content is protected !!