Rabu , September 26 2018
Home / Headline / Tusuk Warga dengan Pisau, Pencuri di Kalidoni Dibacok Hingga Tewas

Tusuk Warga dengan Pisau, Pencuri di Kalidoni Dibacok Hingga Tewas

Jenazah Indra Gunawan saat tewas dimassa di lokasi kejadian (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Indra Gunawan (40), warga Jalan Mayor Zen Lorong Kedua Kelurhan Sei Lais Kalidoni, Rabu (5/9/2018) pukul 21.30 WIB tewas dibacok dan dimassa oleh warga usai kepergok melakukan pencurian di rumah korbannya di Lorong Terusan Kecamatan Kalidoni Palembang.

Warga emosi membacokan senjata tajam ke tubuh Indra dikarenakan saat dikejar warga, tersangka Indra menusuk seorang warga bernama Candra (43), yang saat kejadian Candra ikut mengejar hendak menangkap tersangka bersama warga lainnya.

Kejadian pembacokan tersangka Indra hingga tewas ini, terjadi setelah Indra dikejar lalu tertangkap warga di Jalan May Zen Lorong Lama Laut Kalidoni. Usai tewas dimassa kemudian jenazah tersangka dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Kalidoni, Ipda Heriyanto, Kamis (6/9/2018) mengatakan, pihaknya mengetahui tersangka Indra tewas dimassa setelah petugas mendatangi lokasi kejadian usai mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Setiba di lokasi, tersangka Indra sudah dalam kondisi tewas tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan. Bahkan di tubuh tersangka ditemukan lima luka bacokan senjata tajam yang diantaranya; di muka, kepala, kaki dan luka bacokan di tangan. Selain itu juga ditemukan luka benturan benda tumpul,” katanya.

Diungkapkan Heriyanto, tewasnya Indra setelah tersangka tertangkap mencuri di rumah salah satu warga yang lokasinya tak berjauhan dari tempat jenazah Indra ditemukan tewas terkapar.

Baca Juga :   Bayi Tewas Mengapung di Sungai Ogan Kertapati

“Kejadian ini bermula saat Indra bersama seorang temannya yang masih buron, mencuri handphone (HP) di rumah korban dengan modus menggunakan gagang pancing. Dimana saat itu, Indra dan rekannya menjebol tembok papan rumah korban guna memasukan gagang pancing yang di ujungnya dipasang tali simpul untuk menjerat HP korban yang tergeketak di dekat lemari. Ketika tersangka melancarkan aksinya ternyata pemilik rumah curiga dengan adanya suara berisik, hingga korban mengecak, dan ketika itulah korban melihat tersangka dan rekannya sedang mencuri HP. Akibatnya, korban teriak ‘maling’ hingga warga berdatangan mengejar Indra dan rekannya,” ungkapnya.

Masih dikatakan Heriyanto, disaat pengejaran dilakukan oleh warga, ternyata tersangka Indra dan satu pelaku lainnya lari berpisah. Akibatnya, Indra terkepung oleh warga sementara satu pelaku lagi berhasil kabur.

“Saat dikepung oleh warga, tiba-tiba tersangka Indra menyerang dan menusukankan senjata tajam jenis pisau kepada warga bernama Candra, yang ketika kejadian Candra ikut mengejar tersangka bersama warga lainnya. Penikaman inilah yang membuat warga semakin emosi, sehingga saat tersangka Indra tertangkap oleh warga, Indra langsung dibacok senjata tajam berkali-kali lalu dimassa hingga tewas di lokasi kejadian,” jelasnya.

Tampak keluarga Indra Gunawan saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Lanjutnya, sedangkan untuk Candra yang ditikam oleh tersangka hanya menderita luka satu tusukan senjata tajam di bagian dada. Beruntung, Candra selamat setelah dilarikan warga ke rumah sakit.

Baca Juga :   Spesialis Copet Bus Kota Diberi Timah Panas usai Gasak Dompet Anggota Intel

“Siang tadi Candra sudah diperbolehkan pulang oleh dokter dan akibat penusukan tersebut, luka di dada Candra mendapat enam jahitan. Jadi, Candra selamat dari tikaman tersangka Indra,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Heriyanto, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap satu pelaku lainnya yang merupakan rekan dari tersangka Indra.

“Untuk kasusnya kini masih kami kembangkan, apalagi berdasarkan informasi masyarakar diketahui jika selama ini di lokasi sudah enam rumah warga dibobol maling. Selain itu, kotak amal masjid yang ada di sekitaran lokasi juga pernah dicuri. Dari itu kami masih melakukan pengembangan,” tandasnya.

Sementara ‘SY’ (60) ibu dari Indra Gunawan yang tewas dimassa mengatakan, awalnya pihak keluarga mendapat kabar dari kepolisian jika Indra sudah meninggal dunia dan jenazahnya berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Setelah kami cek, ternyata benar jenazah tersebut adalah Indra anak saya. Indra ini anak saya nomor empat dari sembilan saudara, kesehariannya Indra bekerja sebagai buruh bangunan, dan Indra memiliki empat anak. Terkait anak saya meninggal dunia, saya tidak tahu apa penyebabnya. Jadi, kami tidak tahu sama sekali. Sementara untuk jenazah anak saya ini akan kami makamkan di TPU Sungai Selayur Kalidoni Palembang,” tutupnya. (ded)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Pakai Pistol Mainan, Debt Collector di Mura Begal Motor

Musirawas, KoranSN ‘ST’ (39), warga Kelurahan Marga Bakti Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau yang ...

error: Content is protected !!