Uang BLT Dibagi Dua, Kades: Itu sudah Sesuai Rapat Desa

Arias, Kades Tanjung Beringin.(foto-istimewa)

Muratara, KoranSN

Warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) hanya mendapat sebagian dari jumlah BLT atau Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK), dari total yang diterima sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan.

Kepala Desa (Kades) Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit, Arias mengatakan pembagian BLT seperti itu sudah keputusan rapat desa.

“Yang jelas sepeser pun saya tidak memotong uang tersebut, itu semua kehendak masyarakat sendiri dan sudah keputusan rapat,” katanya, Kamis (21/5/2020) saat dikonfirmasi.

Kades mengungkapkan, secara aturan sudah dijelaskannya kepada masyarakat namun masyarakat menginginkan seperti itu.

“Yang jelas aturannya sudah saya paparkan ke masyarakat tapi keinginan masyarakat seperti itu (dibagi dua), tidak apalah kalau secara diam diam ada masyarakat yang melapor ke awak media,” ungkapnya.

Baca Juga :   Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muratara Dirikan Puskodal

Sementara itu, RL (28) salah satu warga Desa Tanjung Beringin yang mengikuti rapat bersama Kades mengatakan, waktu sidang (Rapat) Kades mengatakan masyarakat Tanjung Beringin yang dapat BLT sebanyak 158 KK.

“Tiap bulan mendapatkan BLT sebesar 600 ribu rupiah per KK, tapi saat itu banyak masyarakat yang tidak mendapatkan BLT, protes. Kemudian pak Kades ngomong lagi ke warga hal itu terserah sama kalian (masyarakat), kalau kalian mau uang BLT nya dibagi dua ya silahkan,” tuturnya.

Lanjut RL menuturkan, sebenarnya yang dapat uang BLT tersebut hanya 158 KK, namun pada kenyataannya hampir semua masyarakat dapat semua uang BLT tersebut.

“Makanya uang BLT itu dibagi dua, kalau yang dapat 158 KK maka uang BLT nya 600 ribu per KK tapi di Desa Tanjung Beringin itu yang dapat uang BLT nya sebanyak 325 KK. Makanya uang BLT yang kita terima per KK sebesar 300 ribu rupiah untuk satu bulan,” timpalnya.

Baca Juga :   Ratusan Honorer K2 Ikuti Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan

Jadi, kata RL warga yang tidak mendapatkan dana BLT tersebut cuma PNS, masyarakat yang sudah punya kartu PKH dan kartu BPNT, dan perangkat desa, selain itu dapat semua.

“Uang BLT sudah kami terima hari Senin kemarin sebanyak 300 ribu per KK. Masalah terima atau tidak uang BLT tersebut ya kami terima saja karna kami tidak tahu bagaimana aturannya,” bebernya. (snd)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Warga Terima BLT Rp 1,2 Juta dari Pemdes Noman Muratara

Muratara, KoranSN Pemerintah Desa (Pemdes) Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyalurkan Bantuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.