Uang Upah dari Merusak Gereja di Ogan Ilir Digunakan Untuk Makan Bersama

Para tersangka (menggunakan penutup wajah) saat dihadirkan dalam gelar ungkap kasus di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (21/3/2018) mengatakan, uang Rp 2 juta yang diterima oleh tersangka ‘USM’ dari oknum Kades, ‘AS’ dan oknum Kepala Sekolah, ‘AF’ untuk melakukan pengrusakan Kapel atau Gereja Santo Zakaria di Dusun II Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir, digunakan ‘USM’ untuk makan bersama dengan tersangka lainnya.

Dijelaskan Kapolda, dalam kasus tersebut tersangka yang melakukan pengrusakan yakni, ‘USM’ selaku koordinator dan tujuh tersangka lainnya yakni; ‘HR’ alias ‘Y’, ‘PH’, ‘YS’, ‘ANW’, ‘WC’, ‘MH’ dan ‘IWN’. Para tersangka inilah yang menggunakan uang tersebut untuk makan bersama.

Baca Juga :   Enam Perampok Bersenpi Beraksi Jelang Sahur Gegerkan Warga Muara Enim

“Jadi uang Rp 2 juta dari upah merusak gereja itu digunakan para tersangka untuk makan-makan, bukan dibagikan. Kini para tersangka telah kami amankan dan kami proses hukum,” tegas Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, adapun motif tersangka ‘AS’ dan ‘AF’ memerintahkan tersangka ‘USM’ dan tujuh tersangka lainnya merusak gereja lantaran iri dan tidak senang kepada Kepala Desa Mekar Sari, yang merupakan Kades di tempat gereja tersebut berada.

“Tidak ada permasalahan kerukunan agama, dan di sana (Ogan Ilir) hingg kini rukun-rukun saja. Jadi motifnya karena iri dan tidak senang dengan Kades Meker Sari,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kapel Santo Zakaria yang merupakan rumah ibadah umat Kristiani di Dusun II Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir, Kamis dini hari (8/3/2018) dirusak orang tak dikenal.

Baca Juga :   Pasangan Suami Isteri Curi Kotak Amal Masjid, Mendekam di Penjara

Usai kejadian pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap sejumlah tersangka terkait kasus pengrusakan tersebut. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Turut Sita Empat Mobil dan Tanah Kasus Korupsi Pengadaan CSRT

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita empat unit mobil serta tanah dan bangunan …