Sabtu , November 17 2018
Home / Headline / Ungkap Kasus Pembunuhan di Keluarga, Polisi Bongkar Kuburan Korban di TPU Kebun Bunga

Ungkap Kasus Pembunuhan di Keluarga, Polisi Bongkar Kuburan Korban di TPU Kebun Bunga

Tersangka M Ardi Wibowo dan Ardi Candra (baju tahanan) saat diamankan di Mapolda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Muhamad Ali (30), tewas dengan luka pukulan benda tumpul di kepala dan tulang rusuk yang patah. Setelah tewas, pihak keluarga menguburkan jenazah korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang.

Dikarenakan korban telah dimakamkan maka untuk mengungkap pelaku dalam kasus pembunuhan korban, pihak kepolisian bersama dokter forensik terpaksa membongkar kuburan korban untuk melakukan visum guna kepentingan penyelidikan.

Hasil dari penyelidikan yang dilakukan polisi, akhirnya diketahui jika ada dua tersangka dalam kasus pembunuhan korban yang keduanya tak lain masih keluarga dari korban.

Adapun kedua tersangka tersebut yakni; M Ardi Wibowo (25) dan Ardi Candra (46), yang keduanya tercatat sebagai warga Jalan Penindustrian II Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara, Jumat (26/10/2018) membenarkan jika pihak kepolisian terpaksa membongkar kuburan korban untuk melakukan visum terhadap jenazah korban guna kepentingan penyelidikan.

“Hasil dari visum yang sudah dilakukan diketahui jika kepala korban retak dan tulang rusuk korban patah,” katanya saat gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel.

Menurut Yoga, menindaklajuti hasil visum tersebut kemudian pihaknya melakukan penyelidikan hingga terungkap kasus pembunuhan korban.

“Adapun tersangka pembunuh korban yakni, M Ardi Wibowo dan Ardi Candra. Kedua tersangka ini merupakan keluarga korban sendiri,” ujarnya.

Dikatakan Yoga, tewasnya korban setelah dianiayai oleh kedua tersangka yang terjadi 29 September 2018 lalu. Adapun pemicu penganiayaan yang menyebabkan korban tewas yakni karena terjadinya salah paham.

“Kejadian yang menewaskan korban berawal saat korban melamparkan asbak rokok ke nenek mereka. Karena ketika itu korban berada di lokasi dan melihat kejadian itu, hingga membuat tersangka Ardi Wibowo tersinggung lalu keduanya berkelahi. Saat berkelahi inilah tersangka Ardi Wibowo memukul kepala korban dengan batu, sedangkan tersangka Ardi Candra menendang tubuh depan korban hingga tulang rusuk korban patah,” paparnya.

Lanjut Yoga, kini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolda Sumsel guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Dalam kasus ini kedua tersangka dijerat Pasal 170 ayat (3) KHUP,” tandas Yoga.

Sementara tersangka M Ardi Wibowo mengungkapkan, dirinya memukul kepala korban dengan batu karena emosi atas perilaku korban yang melemparkan asbak rokok ke kepala neneknya.

“Korban kakak keponakan saya. Saat kejadian korban maksa minta uang sama nenek, karena tidak dikasih uang maka korban melemparkan asbak rokok ke kepala nenek. Kejadian ini terjadi di depan saya dan ibu saya. Akibatnya, ibu menangis hingga membuat saya emosi lalu memukul wajah korban dengan tangan dan kamipun berkelahi. Awalnya, perkelahian kami dilerai hingga membuat saya menjauh. Akan tetapi korban terus mendekati dan menantang berkelahi, dari itulah kami berkelahi kembali. Dalam perkelahian ini, korban terjatuh kemudian kepalanya saya pukul pakai batu hingga korban tewas,” ungkapnya.

Sedangkan tersangka Ardi Candra mengungkapkan, jika korban juga merupakan keponakannya. Dirinya mengaku juga emosi saat melihat korban melemparkan asbak ke kepala
neneknya.

“Saat kejadian saya hanya menendang tubuh depan korban sebanyak dua kali. Dan itu saya lakukan saat korban sedang berkelahi dengan Ardi Wibowo,” tandasnya. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Istri Driver Taksi Online Berharap Otak Pembunuhan Sofyan Ditangkap

Palembang, KoranSN Meskipun pihak kepolisian Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel kini telah menangkap tiga tersangka dari ...

error: Content is protected !!