Rabu , September 26 2018
Home / Ekonomi / Vendor Pertamina Dituntut Utamakan Keselamatan Kerja

Vendor Pertamina Dituntut Utamakan Keselamatan Kerja

GM RU III. Tisha menyaksikan penandatanganan lembar komitmen HSSEQ di Gedung Patra Ogan Plaju, Kamis (13/9/2018). (foto-soimah/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Budaya kerja aman, menjadi sebuah prioritas dalam setiap kegiatan operasional PT Pertamina (Persero), baik dari segi teknis maupun sumber daya manusianya. Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Refinery Unit III Plaju tidak hanya terbatas pada pekerjanya, namun juga mitra kerja dan vendor. Karena itu para vendor Pertamina dituntut untuk mengutamakan keselamatan kerja para pekerjanya. Hal tersebut dikatakan General Manager RU III, Yosua I.M Nababan di Gedung Patra Ogan saat acara Vendor’s Day, Kamis (13/9/2018).

Dikatakannya, keterlibatan seluruh pihak, termasuk vendor dalam lingkungan kerja beresiko tinggi,selalu dituntut mentaati aspek-aspek keselamatan dalam bekerja. Bahkan, Pertamina memiliki tiga peraturan emas yaitu Patuhi, Intervensi dan Peduli. Dalam rangka mengapresiasi kinerja Pt Pertamina melaksanakan kegiatan Vendor Day.

‘Dari 135 Vendor yang lulus Contractor Safety Management System (CSMS) terdapat 95 Vendor local yang artinya 70% atau sebagian besar rekan vendor Pertamina RU III adalah dari Palembang, sebuah kebanggaan bahwa rekan-rekan vendor lokal dapat membuktikan kinerjanya dalam aspek keselamatan,” kata Yosua.

Dikatakannya, kegiatan Vendor Day dilaksanakan sebagai bagian dari upaya berkesinambungan untuk membentuk budaya keselamatan kerja.Vendor Day berfungsi sebagai pengingat kepada seluruh Vendor untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap pekerjaan.

Baca Juga :   Kedatangan Michael Learns To Rock Disambut Antusias Warga Palembang

“Pada tahun ini Vendor Day hadir dengan tema “Kesadaran Akan Budaya Kerja Aman Dimulai Dari Kita”. Ini adalah wujud komitmen Pertamina dalam meningkatkan perhatian akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja bagi kami dan seluruh rekanan kami,” jelas Yosua.

Kegiatan Vendor Day dijelaskannya, diawali dengan Sosialisasi & Awareness aspek Health Safety Security and Environment (HSSE). Dilanjutkan dengan penandatanganan lembar komitmen HSSEQ Vendor. Sebagai bentuk apresiasi, dalam kegiatan Pertamina RU III Plaju juga memberikan penghargaan kepada vendor yang telah menciptakan kondisi kerja aman.

“Penghargaan ini dibagi menjadi 3 kategori, kategori pertama yakni The Best Vendor yakni 5 Perusahaan Terbaik yang harus memenuhi tiga parameter penilaian yakniHealth, Safety, Environment (HSE) Performance Indicatorepat quality, evaluasi kualitas hasil akhir pekerjaan sesuai dengan durasi pekerjaannya atau tepak waktu, dan dan tidak pernah melakukan pelanggaran aspek HSE atau Safety Violation atau tepat safety,”ujarnya.

Selanjutnya dikatakannya, ada juga The Best Safety Representative yakni 10 Safety Representative Terbaik dan The Best Supervisor Contractor yakni 5 Supervisor Terbaik. UntukSafety Representative dan Supervisor Contractor. Kriteria yang dinilai meliputi pemahaman dan kecapakan tentang aspek HSE di lapangan serta keberanian untuk melakukan observasi dan intervensi terkait kondisi yang tidak aman, dan pemahaman mengenai dibutuhkannya Surat Izin Kerja Aman (SIKA)/Permit System dalam setiap pekerjaan, dan menguasai sisi teknis pekerjaan.

Baca Juga :   Asus ROG GL502VS Khusus Buat Gamers

Diharapkannya, dari kegiatan Vendor Day dapat memicu Vendor untuk berlomba–lomba menjadi yang terbaik dan terus meningkatkan kesadaran untuk selalu menerapkan Prinsip Zero Fatality agar budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja dapat selalu tercipta secara berkesinambungan.

“Keselamatan kerja itu selalu menjadi prioritas utama kami. Karenanya kami tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan safety culture dan safety mindset bagi seluruh pekerja dan rekan-rekan Vendor di Pertamina RU III Plaju” sambung Yosua.

Sementara itu, salah satu vendor terbaik PT Tuan Umar Mandayun, melalui perwakilannya, Awan mengapresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, seluruh karyawan mereka memang wajib mematuhi aspek HSSE.

“Moto perusahaan kami sendiri adalah no accident, ini sesuai dengan kebijakan ketat Pertamina tentang aspek keselamatan. Menurut saya, implementasi HSSE di Pertamina RU III juga sudah sangat baik, sekecil apapun ada kondisi tidak aman selalu diingatkan, dan jika melanggar hukumannya jelas mulai dari peringatan hingga di blacklist,” tutupnya. (ima)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Aset Prudential Capai Rp 81 Triliun

Palembang, KoranSN Hingga akhir tahun lalu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) perseroan mencatatkan total ...

error: Content is protected !!