Volume Penjualan Semen SBI Menurun



Penurunan volume ini berdampak pada penurunan pendapatan dari Rp 11,1 triliun pada tahun 2019, menjadi Rp 10,1 triliun pada tahun 2020 atau sebesar 8,6%. Laba Kotor naik dari Rp2,9 triliun pada tahun 2019, menjadi Rp3 triliun pada tahun 2020 atau sebesar 3,4%. EBITDA naik dari Rp1,8 triliun pada tahun 2019, menjadi Rp2,5 triliun pada tahun 2020 atau sebesar 39,5%. Program-program efisiensi yang dijalankan oleh perseroan sepanjang tahun 2020, mampu membantu menurunkan beban pokok pendapatan sebesar 12,8%. Sehingga perseroan mampu meningkatkan Laba Sebelum Bunga & Pajak Penghasilan dan akhirnya mencetak Laba Bersih dari Rp499 miliar pada tahun 2019, menjadi Rp651 miliar pada tahun 2020 atau sebesar 30,4%.

Baca Juga :   Telkomsel Wujudkan Kampus Digital

Menanggapi kinerja keuangan tahun 2020, Presiden Direktur, Aulia Mulki Oemar mengatakan bahwa dampak pandemi harus lebih mampu dimitigasi pada tahun 2021. Dimulainya vaksinasi oleh pemerintah untuk pengentasan Covid-19, menjadi salah satu fundamental optimisme untuk pemulihan perekonomian di Indonesia. “Kita sudah dapat banyak pembelajaran sepanjang tahun 2020. Kini saatnya sektor industri bangkit dengan strategi-strategi baru. Untuk mendukung upaya-upaya pemulihan yang dilakukan pemerintah, bersama SIG kami menetapkan fokus untuk mengembangkan nilai tambah dan menghadirkan solusi-solusi inovatif baru, untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cepat, mudah, berkualitas serta penerapan protokol kesehatan pada setiap rantai pasokan hingga produk atau layanan diterima pelanggan”, jelas Aulia. (ima)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

“Burgo” di The 1O1 Sajikan 50 Menu Nusantara

Palembang, KoranSN Sebagai salah satu hotel berbintang empat di Kota Palembang, THE 1O1 Palembang Rajawali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.