Volume Penumpang Bandara Radin Inten II Berangsur Naik

Bandara Radin Inten II di Natar, Lampung Selatan. (foto-antaranews)

Bandarlampung, KoranSN

Volume penumpang Bandara Radin Inten II Provinsi Lampung mulai berangsur naik di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Menurut data yang kami himpun terlihat mulai adanya kenaikan pergerakan pesawat dan penumpang, setelah beberapa bulan mengalami penurunan akibat adanya pandemi COVID-19,” ujar GM Bandara Radin Inten II Lampung, M. Hendra Irawan, saat dihubungi di Bandarlampung, Jumat.

Ia menjelaskan volume peningkatan penumpang tercatat tertinggi terjadi pada hari Kamis menjelang Hari Raya Idul Adha 1441.

“Kemarin tercatat ada pergerakan 18 pesawat baik yang berjadwal maupun yang tidak, dan total ada 1.300 penumpang,” ujarnya.

Baca Juga :   Makan Udang Satang di Daira Hanya RP 95 Ribu

Ia mengatakan peningkatan menjelang Hari Raya Idul Adha tercatat paling signifikan dari pergerakan rata-rata sepanjang Juli.

“Kemarin merupakan peningkatan yang paling signifikan sepanjang Juli meski masih jauh di bawah pergerakan pada periode yang sama di tahun sebelumnya,” katanya.

Menurutnya, selama masa adaptasi kebiasaan baru, telah beroperasi sejumlah maskapai meliputi Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Wings Air dan Sriwijaya Air.

“Sejumlah maskapai tersebut telah melayani beberapa destinasi antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Yogyakarta Internasional Airport, Bandung, dan Batam dengan rata-rata 12 penerbangan per hari,” ujarnya.

Baca Juga :   Prudential Luncurkan PRUprime Healthcare

Ia mengatakan pada bulan Agustus Bandara Radin Inten II berencana melakukan penambahan frekuensi penerbangan untuk maskapai Garuda Indonesia dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta, selain itu Citilink juga mulai beroperasi dengan tujuan Halim Perdanakusuma dan NAM Air untuk tujuan Soekarno-Hatta. (antara/ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Indef Minta Pemerintah Adil Pilih Target Penerima Insentif Rp 2,4 Juta

Jakarta, KoranSN Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad minta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.