Rabu , Desember 19 2018
Home / Lacak / Wak Uban Otak Perampok Toke Kopi Pagaralam Dilumpuhkan 8 Tembakan

Wak Uban Otak Perampok Toke Kopi Pagaralam Dilumpuhkan 8 Tembakan

Gunawi alias Wak Gun. (foto-istimewa)

Pagaralam, KoranSN

Berakhir sudah pelarian Gunawi alias Wak Gun (60), otak perampokan dan pembunuhan toke kopi di Pagaralam, setelah ditangkap pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Dalam penangkapan tersebut tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Sekendal Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat ini dilumpuhkan delapan tembakan di kakinya.

Wak Uban yang sudah menjadi target tangkap tembak mati oleh jajaran Polres Pagaralam ini berhasil ditangkap petugas Jatanras Polda Sumsel dengan menjemput paksa tersangka di tempat persembunyiannya di Purwakarta, Provinsi Jawah Tengah.

Tersangka Wak Gun sebelumnya hampir setahun menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) karena terlibat tindak pidana perampokan dan pembunuhan bersama lima pelaku lainya yaitu Blewong Cs yang telah ditangkap.

Dengan tertangkapnya tersangka Wak Gun kini tinggal tersisa satu pelaku lagi yang DPO yakni ‘SK’.
Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIK MH, Kamis (11/10/2018) menjelaskan, tersangka Gunawi alias Wak Gun yang merupakan otak perampokan dan pembunuhan toke kopi Darul Qutni, warga Bandar Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam kini telah tertangkap.

“Ya benar, Gunawi sudah diamankan oleh Unit Jatanras dan saat ini masih di Polda. Sementara pelaku lainnya sudah divonis dan sedang menjalani hukuman di Nusakambangan,” tegasnya.

Ia mengatakan, dengan telah divonisnya Blewong Cs maka untuk sidang kasus pembunuhan dan perampokan korban Darul Kutni di Pengadilan Negeri Kota Pagaralam telah selesai sejak Selasa 3 April 2018 lalu. Kedepan hanya tinggal persidangan untuk tersangka Gunawi alias Wak Gun yang baru tertangkap.

Baca Juga :   Kebakaran Lahan Perusahaan di OKI dan Muba Terluas

“Blewong Cs ini diantaranya terdiri dari; Misgianto alias Belawong, I Gusti Komang, Eko Riadi dan Safarudin dengan vonis hakim seumur hidup. Pembacaan keputusan langsung Hakim Ketua Agung Hartato SH MH dengan dua Hakim Anggota, Raden Anggara Kurniawan SH MH dan M Alwi SH,” ungkap dia.

Ia mengatakan, untuk tersangka Gunawi alias Wak Gun yang baru tertangkap oleh Jatanras Polda Sumsel, jika Polres Pagaralam yang meringkusnya memang targetnya tembak mati, karena semua perencanaan dan membuat peta sebelum perampokan dilakukan oleh Wak Gun. Akan tetapi, saat penangkapan tersangka hanya dilumpuhkan.

“Kita memang sudah incar dan target mati kalau berhasil menangkapnya,” ujar Kapolres.

Terpisah, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara membenarkan jika pihaknya telah menangkap tersangka Gunawi alias Wak Gun dan kini tersangka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Benar ada penangkapan tersangka tersebut, akan tetapi tersangka masih dalam rawat inap,” ucapnya Yoga singkat.

Diberitakan sebelumnya, perampok berjumlah tujuh orang, Sabtu 6 Agustus 2017 sekitar pukul 02.30 WIB melakukan aksi perampokan di kediaman korban Darul Kutni di RT 03 RW 01 Bandar Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam. Dalam perampokan tersebut para perampok menyekap dan menganiaya semua penghuni rumah hingga menembak mati korban Darul Kutni.

Baca Juga :   Diduga Dibakar OTD, 1 Tewas 2 Terluka Bakar

Adapun modus perampok dalam melancarkan aksinya, yakni dengan mengepung rumah korban, kemudian mendobrak pintu rumah dan kamar korban. Lalu para perampok menembak mati korban Darul Kutni. Setelah itu kawanan perampok ini mengambil uang Rp 500 juta milik korban yang merupakan uang hasil penjualan kopi.

Dari hasil penyelidikan polisi, Kamis 9 November 2017 awalnya polisi menangkap tiga tersangka, mereka yakni; Misgianto alias Blewong (33), warga Dusun IV Tri Tunggal Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Banyuasin, Eko Riyadi (30), warga Jalan Tebat Serai Kelurahan Kota Medan Kabupaten Manna Provinsi Bengkulu dan tersangka Gusti alias Komeng, (35) warga Desa Lubuk Seburuk Kecamatan Lempuing Jaya OKI.

Kemudian polisi melakukan pengembangan hingga pada Kamis 30 November 2017 lalu petugas berhasil menangkap satu tersangka lainnya yakni, Saparudin alias Wak Sapar (45), warga Desa Sira Pulau Klip Kecamatan Rantai Alai Kabupaten Ogan Ilir. Dalam aksi perampokan ini Saparudin alias Wak Sapar berperan sebagai eksekutor yang meletuskan senjata api ke arah korban hingga mengakibatkan korban Darul Kutni tewas tertembak.

Lalu pada Selasa 6 Februari 2018 polisi kembali menangkap satu tersangka perampokan dalam kasus ini, tersangka tersebut yakni Arlan alias Wak Lan (40), warga Trans SP 4 Desa Temuan Jaya Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. (asn/ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Begal Sadis Ditembak Mati

Palembang, KoranSN Tahadi (19), warga Komplek Teratai Putih Kecamatan Sukarami yang merupakan begal sadis di ...

error: Content is protected !!