Walikota Diminta Tindak Tegas Penimbun Rawa

Anton Nurdin.
Anton Nurdin.

Palembang, KoranSN

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang diminta menindak tegas para penimbun rawa yang dinilai merusak areal resapan air. Hal ini disampaikan kalangan dewan dalam rapat paripurna yang beragenda pandangan fraksi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang. Seperti yang di ungkapkan oleh juru bicara Fraksi PDIP, Ali Sya’ban, Senin (11/4/2016).

“Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Pembinaan Pengendalian dan Pemanfaatan rawa sudah mengatur sanksi bagi penimbun rawa. Tapi hingga saat ini implementasi Perda itu sendiri tidak berjalan, kami pantau banyak terjadi terutama di wilayah Lebong Gajah dan Sematang Borang,” ujarnya.

Sementara anggota Fraksi Demokrat, Anton Nurdin juga mengatakan hal yang sama. Menurut pihaknya, implementasi peraturan tersebut belum terlaksana secara optimal.

Baca Juga :   Pemkot Palembang Usulkan Anggaran Pusat Untuk Fasilitas Listrik Tenaga Surya

“Terbukti lahan rawa masih beralih fungsi karena tidak tegasnya Pemkot menerapkan sanksi. Karena kebanyakan penimbunan rawa dilakukan pengembang untuk pembangunan pertokoan atau rumah toko (ruko). Bahkan sering ditemukan hal tersebut digunakan untuk lahan parkir, rawa ditimbun lalu disemen total bukan dengan batako,” paparnya.

Akibat yang ditimbulkan, lanjutnya, karena hilangnya areal resapan air sehingga ketika hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah pemukiman yang berdekatan dengan bangunan.

“Itu artinya, penimbunan tersebut jelas melanggar Perda rawa. Banyak juga terjadi di Gandus. Pemkot mesti bertindak tegas, cabut izinnya,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Walikota Palembang Harnojoyo menjelaskan, pandangan anggota dewan terkait banyaknya rawa yang ditimbun akan dicek kembali oleh pihaknya.

Baca Juga :   Ratusan Petugas Gencarkan Sosialisasi Tax Amnesti Door To Door

“Karena dalam Perda disebutkan ada tiga jenis rawa, yakni rawa konservatif yang memang tidak boleh diganggu sama sekali, serta rawa reklamasi dan budidaya yang boleh ditimbun dengan sejumlah ketentuan. Kita akan cek dulu rawa yang dimaksudkan termasuk kategori yang mana,” jelasnya. (tya)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Sehari, 25 Warga Palembang Positif Corona

Palembang, KoranSN Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palembang, Kamis (24/9/2020) dalam satu hari sebanyak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.