Wanita Paruh Baya Mencurigakan Digiring Warga ke Polsek Pangkalan Balai

Ilsutrasi (Foto-Net)

Banyuasin, KoranSN

Wanita paruh baya mencurigakan digiring warga ke Polsek Pangkalan Balai, Minggu (29/10) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Saat diamankan, wanita tersebut sedang mengamati sesuatu, yang oleh warga dicurigai sebagai penculik anak-anak yang sedang viral di media sosial.

Saat diamankan, perempuan itu awalnya mengaku bernama Siti Aisyah lalu berubah jadi Zubaidah kemudian mengaku bernama Nisa Syabian.

Setelah diintograsi Polsek Pangkalan Balai pada Senin (29/10/2018), Polsek menduga wanita itu stres. Dilihat dari cara bicara dan cara berjalannya.

Usai diintograsi, wanita tersebut diserahkan ke dinas sosial. Di sana, wanita yang mengaku baru berusia 30 tahun berasal dari RT 33, 15 Ulu Kota Palembang ini sedang mengalami gangguan jiwa.

Dr. Trisna Sari yang didatangkan oleh dinas sosial untuk mengkroscek tentang kesehatan Siti Aisyah mengatakan, dilihat dari fisik dan diagnosa sementara, perempuan tersebut dalam kondisi sehat dan tidak ada tanda-tanda sakit atau gangguan jiwa.

“Ya jika didengar cara komunikasi non verbal, ibu ini sehat, tensi darah dalam keadaan normal yaitu 120/80 mmkg dan konsentrasi biasa seperti orang normal,” ujar Dr Trisna Sari.

Baca Juga :   Daftar Pemilih Ganda Potensi Masalah di Pilkada 2020

Sementara Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Markos Surya Pinem melalui Kapolsek Pangkalan Balai Iptu Bayu Agustian menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin khususnya warga dalam Kecamatan Banyuasin III, agar tidak mudah terprovokasi adanya isu yang berkembang tentang aksi penculikan anak, baik omongan di masyarakat maupun di media sosial.

Hasil introgasi, wanita itu mengalami gangguan jiwa, jangan termakan isu, selain itu sampai saat ini belum ada laporan yang menjadi korban, bahkan tidak ada bukti yang menguatkan dia seorang penculik anak-anak.

“Melalui Bhabinkantibmas kita serahkan ke dinas sosial untuk mengambil tindakan lebih-lanjut,” ujarnya.

Masih kata Kapolsek, ia mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap segala kemungkinan, Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat jangan mudah percaya serta mengambil tindakan mengenai kabar yang belum jelas kebenarannya.

“Saya harap masyarakat jangan terlalu khawatir dengan cerita-cerita yang ada, jaga anak itu sudah kewajiban orang tua, jadi menanggapi wanita itu kita serahkan saja pada pemerintah, langkah apa yang nanti akan mereka ambil, apakah dipulangkan atau dikirim ke rumah sakit jiwa untuk cek kesehatan, semuanya kita serahkan kepada mereka,” himbaunya.

Baca Juga :   DD & ADD Jadi Sorotan di Peringatan Hari Anti Korupsi

Sementara itu, Siti Aisah alias zubaida alias Nisa Syabia saat diajak berbincang dengan wartawan mengaku bahwa dirinya datang ke Kabupaten Banyuasin diantar oleh seorang pria bernama Yono dengan mengendarai sepeda motor.

“Yono yang membawa saya kesini, kalau alamat saya dari RT 33, 15 Ulu Palembang dan nama saya Siti Aisyah Nisa Syabian, saya keluar rumah juga sedang mencari keluarga, kepala saya pusing,” katanya sembari tersenyum. (sir)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

MA Kabulkan Gugatan Paslon Ilyas-Endang, Ini Komentar Pengamat Bagindo Togar

Palembang, KoranSN Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan pasangan calon bupati dan calon wakil …