Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

Warga Batu Gajah Datangi Kantor Camat

Camat Rupit saat menerima sejumlah masyarakat Desa Batu Gajah.(foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Sejumlah masyarakat Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendatangi Kantor Camat Rupit. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan mekanisme pemilihan anggota Badan Permusyawatan Desa (BPD) yang dilakukan oleh panitia pemilihan anggota BPD Desa Batu Gajah.

Kedatangan warga diterima langsung oleh Camat Rupit, Deni Andri untuk bermusyawarah di ruang rapat Kantor Camat Rupit.

Dalam kesempatan itu, Herizon salah satu perwakilan dari masyarakat Desa Batu Gajah meyampaikan pertanyaan kepada Camat mengapa pembentukan kepanitiaan pemilihan anggota BPD tidak ada musyawarah kepada masyarakat. Kemudian di dalam kepanitiaan itu apakah boleh dalam satu rumah ada orang tiga yang menjadi panitia pemilihan BPD.

Selanjutnya kata Herizon, penetapan BPD itu apakah dari panitia atau kepala desa, kemudian dalam pemilihan BPD ini berdasarkan keterwakilan yang seperti apa.

Menanggapi pertanyaan-pertanyaan itu Camat Rupit, Deni Andri mengatakan berdasarkan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 109 pada Pasal 3, pemilihan anggota BPD ada dua versi, yaitu pemilihan langsung dan pemilihan yang dilakukan oleh panitia melalui musyawarah keterwakilan dari sembilan unsur yang ada dimasyarakat.

Baca Juga :   Targetkan Partisipasi Pemilih 80 %

“Mengenai keterwakilan pemilih dari sembilan unsur tadi, coba kita lihat pada Pasal 21 yang ada di Perbup, disitu ada unsur masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pendidikan, tokoh kelompok tani, tokoh nelayan, tokoh kelompok pengrajin, tokoh kelompok perempuan. Nah dari kepanitiaan yang ada, ada atau tidak keterwakilan dari unsur-unsur tersebut. Jika sudah terpenuhi maka mereka tidak menyalahi aturan yang ada, karena Perbup itulah dasar kita untuk menetapkan panitia pemilihan BPD,”jelas Camat.

Camat melanjutkan, kalau yang jadi persoalannya mengenai adanya kepanitiaan jika dalam satu rumah sebanyak tiga orang ? Di dalam aturannya tidak dijelaskan secara rinci, namun yang terpenting adalah mereka tersebut masuk atau tidak dalam sembilan unsur atau sembilan tokoh di atas.

“Kalau saya lihat diberita acaranya ini, berita acara rapat pembentukan kepanitiaan pemilihan anggota BPD ada, kemudian undangan rapat pembentukan kepanitiaan anggota BPD ada juga, tanda tangan peserta rapat juga ada. Dan saya lihat diberita acara rapat ini sudah lengkap, jadi dimana yang menyalahi aturan,” terangnya.

Baca Juga :   Muara Enim Rawan Longsor & Banjir

Camat menyarankan kepada warga untuk berkoordinasi lagi dengan Kades terkait permasalahan ini.

“Kami juga tidak bisa menginterpensi desa dalam hal pemilihan anggota BPD ini, masa kami dari kecamatan ini harus mengatakan, kamu harus melakukan pemilihan BPD secara langsung, kamu juga harus melakukan pemilihan BPD secara musyawarah. Sebab jika hal itu sudah menjadi keputusan desa masing masing, silahkan laksanakan selagi mereka tidak melanggar aturan yang ada,” ujarnya. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kades Embacang Baru Ilir Turun Tangan Bersihkan Lingkungan

Muratara, KoranSN Kepala Desa (Kades) Embacang Baru Ilir, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara turun tangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.