Warga Ingin Penangkaran Buaya di Talang Kelapa Ditutup

Suasana rapat mediasi bertempat di Kantor Camat Talang Kelapa. (foto-siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN

Rapat mediasi terkait keberadaan penangkaran buaya yang sempat tertunda, akhirnya pada Selasa (13/10/2020) dilaksanakan. Mediasi ini bertempat di Kantor Camat Talang Kelapa, yang mempertemukan pemilik penangkaran buaya dengan warga Desa Tanjung Sari yang resah dengan keberadaan penangkaran buaya tersebut.

Mediasi dihadiri Camat Talang Kelapa Arifin Nasution, Kepala DLH Banyuasin Iro Maita, BKSDA Sumsel M. Hafizd Zyen, Asisten II Pemkab Banyuasin Hasmi, Kabid Penegak Perda Satpol PP Damkar dan Penyelamatan Banyuasin Abdul Aziz, Kapolsek Talang Kelapa AKP Kusnadi, Danramil Talang Kelapa Panca Agung, PW, Lurah Sukamoro, Kemas Dhihiman, Kades Sukamoro H. Endang Martini dan Jhoni selaku pemilik Penangkaran Buaya PD Budiman serta warga Desa Tanjung Sari.

Baca Juga :   Bertambah 8, Positif Corona di Banyuasin Jadi 24 Kasus

Mediasi sempat tegang karena keinginan warga yang meminta penangkaran buaya itu ditutup, ternyata tidak semudah seperti yang di harapkan. HALAMAN SELANJUTNYA >>

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia
Bagikan :

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemkab Banyuasin Rekrut 140 PPL

Banyuasin, KoranSN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin merekrut 140 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), yang merupakan putra …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.