Warga Muara Enim yang Loncat ke Sungai Musi Diduga Depresi Usai Cerai dengan Istri

Tampak keluarga Nixon Septa Pratama saat berduka di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Suasana duka menyelimuti ruang Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang saat jenazah Nixon Septa Pratama (28), warga Desa Putak Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim yang sebelumnya hilang terbawa arus Sungai Musi usai meloncat dari Jukung MS Putri Agung tiba untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik.

Dari keterangan keluarga korban diketahui jika korban nekat meloncat ke Sungai Musi diduga depresi usai cerai dengan istri.

“Keponakan saya ini memang terakhir ini mengalami defresi setelah ditinggal cerai oleh istrinya. Usai cerai, almarhum pergi ke Palembang untuk bekerja di Jukung MS Putri Agung,” kata Paman korban, H Sumarno (50), Selasa (20/3/2018) saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Menurutnya, pihak keluarga tidak menyangka jika korban akan secepat ini meninggal dunia. Meskipun demikian, dirinya dan keluarga sudah ikhlas akan kepergian korban.

“Sebelum kejadian, katanya korban sempat sakit demam. Jadi kami tidak menyangka akan terjadi seperti ini, dan kami ikhlas dan semoga dosa-dosa Almarhum diampuni. Sedangkan untuk jenazah Almarhum, akan dimakamkan di Desa Putak Muara Enim,” tandasnya.

Terpisah, Humas Basarnas Palembang, Dayu Willy mengatakan, korban ditemukan setelah sekitar tiga hari pihaknya melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Musi.

“Hari ini sekitar pukul 08.05 WIB jenazah korban telah ditemukan dengan kondisi tewas mengampung di Pulau Burung Muara Borang Kabupaten Banyuasin,” katanya.

Baca Juga :   Ponsel Mahasiswi Diduga Dibawa Kabur Driver Taksi Online

Masih dikatakannya, lokasi penemuan korban cukup jauh dari lokasi kejadian, hal ini dikarenakan saat tenggelam korban terbawa arus Sungai Musi yang deras.

“Kejadiannya kan di kawasan perairan 35 Ilir Palembang, sedangkan korban ditemukan di Pulau Burung Banyuasin. Jadi cukup jauh korban terbawa arus. Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebihlanjut,” tandasnya.

Jenazah korban saat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Diberitakan sebelumnya, Nixon Septa Pratama (28), Minggu dini hari (18/3/2018) pukul 02.00 WIB nekat menceburkan diri dengan meloncat terjun ke Sungai Musi dari Jukung Ms Putri Agung yang ia tumpangi. Atas aksi dugaan bunuh diri ini, korban hilang terbawa arus sungai dan belum diketahui keberadaan.

Maryani (31), bibi korban mengatakan, sebelum korban melompat ke sungai ia sempat melihat keponakannya membuka pintu Jukung. Melihat itu, dirinya sempat bertanya kepada korban mengapa membuka pintu jendela jukung.

“Ketika saya tanya, keponakan saya menjawab jika ia (korban) ingin muntah. Mendengar penjelasan korban, lantas saya kembali tidur di dalam jukung, namun tak lama kemudian secara iba-tiba korban tejun ke Sungai Musi sehingga terhanyut arus sungai yang saat kejadian sedang deras,” jelas Maryani.

Baca Juga :   Oknum Mahasiswa Jadi Bos Besar Mucikari Online

Sementara Arsun (58), paman korban yang ikut melakukan pencarian di lokasi hilangnya korban menjelaskan, dirinya tidak tahu secara persis mengapa korban melompat ke Sungai Musi.

“Selama ini tidak ada masalah apa-apa. Tahu-tahu, saya dapat kabar dari keluarga yang ada di Palembang, jika keponakan saya ini terjun ke Sungai Musi,” terangnya.

Sedangkan Kasat Polair Polresta Palembang, Kompol Cahyo Yudho Winarno membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihak Sat Polair bersama Tim Basarnas Kota Palembang masih melakukan pencarian terhadap korban yang terjun dari dalam Jukung tersebut.

“Kami saat ini masih terus melakukan pencarian, doakan saja semoga korban segera cepat ditemukan,” kata Cahyo.

Menurutnya, tim pencarian diterjunkan sebanyak 46 petugas yang teridiri dari 7 personil tim rescue kantor percarian dan pertolongan Palembang, 4 personil dari Pos Pol Pangkalan Sandar 30 Ilir dan 5 personil dari Dishub Kota Pelembang. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Pabrik Gula Djatiroto PTPN XI

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan kasus korupsi terkait pengadaan dan pemasangan …