Warga Muba Kompak Pakai Daun Pisang Hingga Anyaman Bambu Untuk Tempat Daging Qurban

Warga Muba menggunakan daun untuk tempat daging hewan qurban. (Foto-Humas Pemkab Muba)

Muba, KoranSN

Suasana qurban di Kabupaten Musi Banyuasin kali ini lebih ramah lingkungan. Pasalnya, setelah Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengeluarkan surat edaran untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik yang digunakan untuk wadah daging qurban.

Ramai-ramai warga Bumi Serasan Sekate, Jumat (31/7/2020) kompak menggunakan wadah alternatif dengan memakai dedaunan hingga bambu untuk membungkus daging qurban.

Seperti salah satunya di Kecamatan Lalan, tampak warga yang dipantau langsung Camat Lalan Andi Suharto SSTP MSi menggunakan daun kelapa yang sudah dianyam sebagai wadah pembungkus daging qurban.

“Jadi di Lalan, sesuai arahan pak Bupati untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai, kami menggunakan daun pisang yang sudah dianyam untuk membungkus daging qurban yang akan dibagikan,” ungkap Andi.

Sementara di Kecamatan Babat Supat tampak warga menggunakan anyaman bambu, yang mana sebelumnya pihak Pemerintah Kecamatan dan TP PKK Babat Supat melatih warga dalam pembuatan anyaman bambu untuk wadah daging qurban.

Baca Juga :   Warga Muba Sinergi Bersama OPD dan Baznas Bantu Korban Karhutbunlah

“Nah, hari ini anyaman bambu tersebut bisa digunakan, dan Alhamdulillah penggunaan kantong plastik di Babat Supat menurun drastis sesuai arahan pak Bupati,” terang Camat Babat Supat Rio Aditya SSTP MM.

Kemudian, di Kecamatan Bayung Lencir warga memanfaatkan daun pisang sebagai pengganti kantong plastik untuk daging qurban.

“Alhamdulillah, warga Bayung Lencir sepakat non plastik di hari Idul Adha ini sesuai instruksi pak Bupati,” tegas Camat Bayung Lencir, Imron SSos MSi.

Lalu, di Kecamatan Keluang pelaksanaan qurban di depan kediaman Camat Keluang tampak warga menggunakan dedaunan kelapa sebagai pengganti kantong plastik wadah daging kurban.

“Jadi, pemotongan qurban dilakukan panitia, untuk distribusi daging agar tidak terjadi kerumunan kami pihak Kecamatan mengantar langsung door to door ke masyarakat fakir miskin,” kata Camat Keluang Debi Haryanto SSTP MSi.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan, upaya penekanan penggunaan kantong plastik juga salah satu komitmen dan konsisten Muba dalam menjaga kebersihan dan mengimplementasikan go green.

Baca Juga :   DRA Sosok Pemimpin Cerdas Mewakili Generasi Muda

“Kantong plastik ini kan sangat sulit hancurnya, mari kita cari alternatif lain penggantinya yang ramah lingkungan, kita jaga bersama-sama kebersihan di Kabupaten Muba ini,” ungkap dia.

Dodi juga menghimbau agar warga tetap menggunakan masker dan membekali diri dengan APD lainnya.

“Lindungi diri dan keluarga serta tetap jaga kebersihan,” tuturnya.

Ia mengapresiasi masyarakat Muba yang kompak mentaati agar tidak menggunakan kantong plastik, sebagai wadah daging qurban.

“Saya ucapkan terima kasih dengan masyarakat Muba yang sepakat menjaga lingkungan Kabupaten Muba,” pungkasnya. (tri)

 

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Dinilai Cepat Dalam Proses Pembangunan, Pemkab OKU Belajar ke Pemkab Muba

Sekayu, Koransn Selain penyampaian LHP tercepat, Kabupaten Musi Banyuasin juga dianggap cepat dalam proses pembangunan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.