Warga OKU Positif Covid-19, 3 Kasus Positif Corona Terjadi di Sumsel

Petugas menunjukkan ruang isolasi di RSUD Pandan Arang Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). (foto-antaranews)

Palembang, KoranSN

Jubir Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Sumsel, Yusri yang juga Kabid di Dinas Kesehatan Sumsel, Senin malam (30/3/2020) mengungkapkan, seorang warga OKU pasien dalam pengawasan (PDP) yang diisolasi di RSMH Palembang kini dinyatakan positif Covid-19.

Menurutnya, pasien tersebut positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

“Hasil laboratorium yang menyatakan pasien asal OKU ini positif Covid-19 baru Senin siang keluarnya dari pusat. Dengan postifnya PDP tersebut maka saat ini di Sumsel terdapat 3 kasus postif Covid-19, karena sebelumnya ada dua pasien, yakni asal Palembang dan Prabumulih postif Covid-19 dan keduanya telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, warga OKU yang positif Covid-19 tersebut merupakan seorang pria berusia 60 tahun.

Baca Juga :   Bekali Diri Dengan Keterampilan dan Keahlian

“Pasien asal OKU ini pensiunan dan tidak memiliki penyakit pendamping seperti diabetes dan penyakit lainnya. Untuk itulah kondisinya di ruang isolasi RSMH Palembang saat ini stabil,” katanya.

Lebih jauh diungkapkannya, pasien tersebut telah dirawat selama empat hari di ruang isolasi. Hal tersebut dilakukan karena pada saat pertama kali dibawa ke rumah sakit, pasien mengeluh demam disertai batuk.

“Selain itu pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Bogor dan Jakarta, makanya ketika itu pasien asal OKU ini langsung diisolasi di RSMH Palembang,” ujarnya.

Lanjutnya, sejak awal pasien tersebut menjalani perawatan di ruangan isolasi petugas medis langsung mengambil sampel darah guna diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang, yang kemudian sampel swab dari pasien dikirimkan ke laboraturium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan di pusat.

Baca Juga :   Dinkes PALI Temukan 10 Kasus Penderita Gizi Buruk

“Nah, usai hasil laboraturium tersebut keluar barulah diketahui jika pasien asal OKU ini dinyatakan positif Covid-19,” terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan dinyatakannya pasien asal OKU itu positif Covid-19 maka untuk keluarga dan orang terdekat dari pasien dijadikan orang dalam pemantauan (ODP).

“Bahkan kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan OKU untuk mendata keluarga, orang terdekat serta orang yang pernah kontak dengan si pasien itu. Sebab orang-orang ini semuanya akan diambil sampel darahnya untuk diperiksa di laboratorium, selain itu mereka juga diharuskan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” tutupnya. (ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tahapan Pilkada Lanjutan Dimulai 15 Juni 2020, KPU PALI Alihkan Dana Pertemuan untuk Beli APD

PALI, KoranSN Setelah ditetapkan tahapan lanjutan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dimulai 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.