Senin , November 19 2018
Home / Asian Games 2018 / Warga Palembang Kecewa Tak Bisa Masuk JSC

Warga Palembang Kecewa Tak Bisa Masuk JSC

Warga yang tidak dapat masuk ke Jakabaring Sport City. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebagian masyarakat Kota Palembang yang tidak memiliki kartu undangan khusus, Minggu malam (2/9/2018) tetap berharap untuk bisa masuk Komplek Jakabaring Sport City (JSC) guna turut memeriahkan Closing Ceremony Asian Games 2018.

Meskipun aparat keamanan baik kepolisian maupun TNI tidak memperkenankan mereka memasuki lokasi, namun masyarakat yang sudah memadati JSC sejak sore tetap meminta petugas untuk memperbolehkan mereka masuk. Antusias warga terlihat dari antrian yang sudah membludak di depan gerbang JSC sejak pukul 15.30 WIB.

Dengan tidak diperkenankan masuk ke JSC membuat ratusan masyarakat yang berkumpul di depan Gerbang JSC kecewa berat, karena mereka tidak bisa menyaksikan dan mengabadikan momen Closing Asian Games 2018 secara langsung.

Pantauan Suara Nusantara, di lokasi tampak petugas hanya memperbolehkan masyarakat yang memegang undangan khusus untuk memasuki area JSC, tempat berlangsungnya Closing Ceremony Asian Games 2018. Sementara masyarakat yang tetap bersikukuh agar diperbolehkan masuk enggan beralih menjauh dari Gerbang JSC. Akibatnya, antrean masyarakat melebar hingga ke jalan hingga berdampak arus lalu lintas kendaraan di seputaran lokasi menjadi macet.

Agar tak terjadi kemacetan parah, petugas terpaksa tidak mengizinkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat berhenti di depan Gerbang JSC. Bahkan masyarakat tidak diperkenankan memarkirkan kendaraan mereka di sisi kanan dan sisi kiri didepan Gerbang JSC, agar tidak membuat sempit jalan.

“Saya sekeluarga jauh-jauh datang dari Baturaja untuk menyaksikan Closing Asian Games, saya kira closing ini beda dengan opening kemarin yang banyak juga warga tak bisa masuk JSC. Ternyata sama saja, tentu kami sangat kecewa. Ini bukan untuk rakyat, ajang ini untuk orang-orang tertentu saja, ya sudah lah mas,” kata Irman yang sengaja mengajak istri dan satu anaknya ke JSC untuk menyaksikan secara langsung closing Asian Games.

Lain lagi disampaikan Indra (42), warga Kertapati Palembang. Dirinya mempertanyakan pernyataan sejumlah petinggi di daerah ini jika Asian Games sengaja diselenggarakan semata mata membuat rakyat senang.

“Senangnya dimana ya? Kalau kita mau masuk saja tidak diperbolehkan. Padahal, kita hanya ingin turut memeriahkan momen langkah ini. Belum tentu setahun dua tahun kedepan acara semacam ini ada lagi di Palembang. Awalnya saya berpikir bisa menyaksikan langsung kespektakuleran penutupan pesta olahraga besar ini, meski acaranya bukan dipusatkan di Palembang melainkan Jakarta,” kata pemuda yang datang bersama pacarnya ini.

Semakin malam semakin ramai warga Palembang dan sekitarnya mendatangi JSC. Hal ini sempat membuat petugas keamanan yang mengamankan gerbang masuk kewalahan. Untuk mengurangi kepadatan masyarakat bahkan petugas terpaksa menggunakan pengeras suara menghimbau agar masyarakat bisa mengurangi keramaian di di depan JSC.

“Mohon maaf bapak/ibu untuk acara malam ini hanya diperuntukkan bagi yang memegang undangan, di luar itu tidak diperkanankan masuk. Kami cuma menjalankan tugas dan perintah. Jika ingin tetap menyaksikan acara ini, anda bisa ke Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, karena di sana ada layar besar yang menyiarkan pesta ceremony ini,” jelas salah satu petugas keamanan yang menghimbau masyarakat melalui pengeras suara. (den)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Alex Noerdin Evaluasi Asian Games 2018

Palembang, KoranSN Perhelatan Asian Games 2018 sudah berakhir. Meski mendapat sukses besar, namun Gubernur Sumsel ...

error: Content is protected !!