Home / Gema Sriwijaya / Warga Pendopo PALI Pertanyakan Proyek Jargas Kota

Warga Pendopo PALI Pertanyakan Proyek Jargas Kota

Proyek pengerjaan galian Jargas beberapa waktu lalu. (Foto-Anas/Dok/Koransn)

PALI, KoranSN

Sejumlah warga kota Pendopo Talang Ubi Kabupaten PALI mempertanyakan pengerjaan jaringan gas (jargas) kota yang mulai terbengkalai.

Bahkan, bekas galian pengerjaan jargas kota tersebut masih ada saja yang belum ditutup sempurna.

Kondisi inipun mulai menjadi pertanyaan besar sejumlah warga. Seperti yang diutarakan Jamani (32) warga bilangan Talang Ubi Bawah kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Ia menilai proyek jargas itu tidak berhasil, karena janjinya yang akhir tahun 2017 sudah selesai pengerjaan, tapi nyatanya hingga memasuki bulan kedua tahun 2018 belum juga ada lanjutan pengerjaan.

“Rumah kami kemarin sudah hancur karena semen dipecahkan untuk membuat saluran gas, tapi kenyataannya sekarang malah begini. Jargas menjadi tidak jelas. Boro-boro mau seperti di kota Prabumulih, yang ada sekarang saja sudah tidak jelas,” ungkapnya dengan nada kesal.

Sementara, dari papan proyek yang tertera di depan kantor Puncak Mas Utama (PMU) yang merupakan perusahaan pelaksanaan tender jargas kota Pendopo dari Ditjen Migas Kementerian ESDM RI, tanggal pelaksanaannya dimulai sejak Mei s.d Desember 2017.

Namun sekarang, kantor yang berlokasi di Jalan Merdeka km. 6 Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi itu tampak tutup, serta disekelilingi kantor ditutup seng.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI H. Darmadi Suhaimi angkat bicara. Ia menerangkan bahwa berhentinya pengerjaan jargas disebabkan karena Ditjen Migas RI memutuskan kontrak kepada pihak ketiga yaitu PT PMU karena dianggap pengerjaan proyek jargas lalai dan tidak sesuai.

Untuk itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas RI segera mencari pihak ketika yang baru dan yang bisa bekerja profesional.

“Tentunya dalam hal ini, masyarakat PALI yang menjadi korban atas ketidakbecusan pihak ketiga dalam mengerjakan proyeknya. Tentu ini jadi pembelajaran kita bersama untuk mencari pihak ketiga yang bonafit, sehingga proyek untuk masyarakat tidak tertunda seperti ini,” katanya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat kota Pendopo Talang Ubi untuk bersabar.

“Saat ini, informasinya pihak Ditjen Migas RI sedang mencari pihak ketiga yang baru. Jadi masyarakat diharapkan tetap sabar dan menjaga kondusifitas,” tukasnya. (ans)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Nopran Marjani Kunjungi Warga Desa Purworejo Kikim Timur

Lahat, KoranSN Usai bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Sukamakmur SP 3 Kecamatan Gumay Talang Lahat. H ...

error: Content is protected !!