Warga Tambal Jalintim dengan Batang Pisang

Tampak warga menimbun ruas jalan yang berlubang dengan batu bata dan tanah. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Warga Pangkalan Balai menanam pohon pisang dan menimbun ruas jalan yang berlubang dengan batu bata dan tanah, tepatnya berlokasi di Jalintim Kota Pangkalan Balai, Kamis (15/3/2018). Warga terpaksa memasang tanda bahwa jalan itu berlubang, karena seringnya terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.

“Hampir setiap saat menolong orang terjungkal di lubang itu dan kebanyakan pengendara roda dua. Pagi ini saja sudah ada dua orang korban kecemplung di lubang itu,” terang Edi, warga Pangkalan Balai.

Menurutnya, korban lakalantas selama bulan April ini saja di lokasi tersebut sudah lebih 10 orang. “Memang belum ada yang sampai meninggal dunia, tetapi yang namanya patah tangan, patah kaki dan luka robek korbannya sudah banyak,” ujarnya.

Baca Juga :   Sekda: Camat & Pemerintah Desa Harus Aktif Selesaikan Masalah Warga

Kecelakaan di lokasi Jalintim Betung ini, dikatakan Edi, paling sering terjadi pada malam hari atau pagi menjelang subuh.

“Yang berbahaya lagi dan sering terjadi kecelakaan disitu karena dalam satu lokasi ada tiga titik yang berlubang yang kedalamannya mencapai 40 Cm ditambah genangan air hujan. Jika pengendara jarang melintas di jalur ini, sangat mungkin menjadi korban,” ungkapnya.

Edi mengatakan, dengan ditanam batang pisang serta ditimbun dengan tanah, diharapkan mengurangi jatuhnya korban yang terjebak dalam lubang di ruas jalan yang rusak. Selain itu, agar pemerintah cepat tanggap untuk dilakukan perbaikan.

“Pemerintah kita sekarang tidak lagi mau memperhatikan apalagi ngurusi untuk perbaikan jalan, sudah perekonomian masyarakat morat marit kondisi jalan nasional dibiarkan rusak semacam ini,” tambah salah seorang tokoh pemuda Banyuasin, Wardoyo.

Baca Juga :   Krisis Air Bersih, Pertamina Pendopo Distribusikan Air ke Warga

Sementara Tokoh Masyarakat Banyuasin Syamsuri H Anang Jahri mengatakan, penyebab banjir itu dampak dari tidak adanya perhatian dari pemerintah.

“Di pusat ibu kota ini dengan kerusakan ruas Jalintimsum Palembang-Betung, banyak yang berlubang dan membahayakan bagi pengendara khususnya pengendara R2 pada malam hari,” katanya. (sir)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Kopi Jadi Program Prioritas Pemkot Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Kopi merupakan komoditi perkebunan andalan yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kota Pagaralam sejak …