Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Gema Sriwijaya / Warga Temukan 2 Ekor Ikan Alien

Warga Temukan 2 Ekor Ikan Alien

Warga saat memperlihatkan Iklan Aligator. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Warga di Desa Belanti dan Desa Berkat dan sekitarnya dalam Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI dihebohkan adanya penemuan 2 ekor ikan alien berukuran jumbo di Sungai Komering desa setempat.

Supriadi (41) warga Desa Berkat yang kali pertama menemukan ikan Alien kemarin menceritakan, secara tak sengaja kedua ikan itu masuk bubu atau perangkat ikan terbuat dari bambu yang ia pasang di tepi sungai.

Katanya, penemuan ikan aneh ini sudah sejak 10 hari yang lalu dan setiap sore menjadi tontonan warga.
Dirinya mengaku, sempat mau melepaskan ikan berkepala buaya dengan panjang 85 cm dan berat 4 kg tersebut.

Baca Juga :   Pipa Migas Harus Ditanam

“Saya takut kalau ikan tersebut adalah ikan jadi-jadian yang membawa petaka atau tumbal. Tapi setelah saya kurung 3 hari, saya tidak mendapat mimpi apa-apa. Artinya, ikan tersebut bukan ikan jadi-jadian seperti dugaan saya,”tutur pria yang menjabat sebagai Ketua RT 6 ini.

Setelah setiap hari menjadi tontonan warga, ada salah seorang rekan saya menyarankan untuk melaporkan hal ini ke Dinas Perikanan Kabupaten OKI.

“Setelah saya laporkan, saya dikunjungi Pak Sugeng Prayogo dan Tim Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Palembang (BKIPM). Termasuk juga dari Dinas Perikanan OKI dan Pos PSDKP Palembang,”jelasnya.

Baca Juga :   Ratusan TKS Candi Bumi Ayu 'Serbu' Kantor Disporapar PALI

Sugeng Prayogo selaku Kepala BKIPM Palembang mengatakan, ikan yang ditemukan warga itu merupakan ikan jenis Aligator (Alien).

“Ikan aligator ini merupakan ikan yang berbahaya bagi ekosistem dan kemungkinan bagi manusia karena bisa mencapai ukuran yang sangat besar,”ujar Sugeng.

Dirinya menghimbau, kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan yang masih memiliki dan memelihara ikan berbahaya dan invasif seperti contoh ikan Aligator, arapaima, dan ikan piranha untuk menyerahkan secara sukarela ke BKIPM Palembang. (iso)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Sungai Rupit Pasang, Banyak Ikan Mabuk dan Kayu Hanyut

Muratara, KoranSN Masyarakat di sekitaran Sungai Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dikejutkan dengan banyaknya …