Waspada! Radikalisme Sudah Mengarah ke Sekolah

Januarsyah Hambali.
Januarsyah Hambali.

Empat Lawang, KoranSN

Kepala Badan Kesbangpol Empat Lawang, Januarsah Hambali mengingatkan seluruh masyarakat, termasuk tenaga pendidik, untuk mewaspadai isu radikalisme yang menurutnya sudah mengarah ke sekolah-sekolah.

“Waspada, radikalisme sudah mengarah ke sekolah, makanya para guru terutama harus mengawasi anak didiknya,” katanya, saat ditemui, Senin (21/11/2016).

Ia mengimbau, agar seluruh masyarakat, terutama PNS ikut serta menyebarkan kabar tidak pasti atau kabar berlebihan atau tidak lengkap yang dapat membuat keonaran di kalangan masyarakat, karena ada ancaman hukuman sesuai aturan undang-undang.

Masih dalam kaitannya dengan itu, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), akan menggelar apel besar kebhinekaan yang bertema Cinta Damai, bertempat di halaman Pemkab Empat Lawang, Rabu (23/11/2016) pagi.

Baca Juga :   TLOC Peduli Berikan Bantuan dan Bagi Takjil

Menurut Januarsah, apel kebhinekaan tersebut akan mengundang seluruh dinas atau SKPD, instansi, Kemenag, FKUB, MUI, Forum Pembauran Kebangsaan, FKDM, Pemuda Muhamadiyah, Ansyor, NU, Muhamadiyah, Aisiyah, Purna Paskibraka Indonesia, KNPI, Karangtaruna, Camat, Kapolsek, Danramil, kades, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

“Para wartawan juga kita undang,” katanya.

Januarsah menerangkan, digelarnya apel kebhinekaan sebagai tindak lanjut isi telegram (Tr) Kapolri, nomor ST/2750/II/2016 tanggal 11 November 2016, tentang meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas, guna mencegah terulangnya pengerahan masa ke Istana Negara di Jakarta.

Terlepas dari itu, Januarsyah optimis untuk di Empat Lawang belum ada perkembangan isu konflik terkait suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Dengan kata lain, masih dalam kondisi kondusif dan aman.

Baca Juga :   240 Rumah di PALI Terendam Banjir

Terkait berkembangnya isu demo atas dugaan penistaan agama, Januarsah mengimbau agar masyarakat dan terutama para PNS jangan mudah terpancing dan terpropokasi. Masalah isu penistaan agama, serahkan saja ke proses hukum.

“Apalagi PNS, harus beri contoh baik. Informasi disampaikan harus benar, jangan menyebar isu bohong,” ujar Januarsyah. (foy)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

KPUD Ogan Ilir Masih Tunggu Keputusan MA Atas Gugatan Ilyas-Endang

Indralaya, KoranSN KPU Ogan Ilir (OI) masih menunggu hasil keputusan Mahkamah Agung (MA), atas gugatan …