Waspadai 5 Titik Rawan di Jalintim OKI

jalintim-sumatera

 
Kayuagung, SN
Mulai H-4 hari raya Idul Fitri 2015 atau Senin (13/7), arus kendaraan pemudik lebaran yang melintasi jalur Jalan lintas Timur (Jalintim) mulai padat namun lancar. Para pemudik tidak menemui kendala berarti sepanjang jalan karena kondisi jalan negara tersebut terbilang baik.

Pengamatan kemarin di sepanjang Jalintim dari perbatasan Kabupaten OKI hingga provinsi Lampung kemarin, tidak ada kerusakan jalan yang cukup berarti pada Jalintim OKI yang memiliki panjang sekitar 130 s/d 150 KM ini. Namun masih ada sejumlah titik yang rusak dan sedang diperbaiki.

Para pemudik yang menggunakan mobil pribadi dan rental berplat hitam yang melaju dari pulau Sumatera menuju pulau Jawa masih didominasi kendaraan pribadi berplat Sumsel atau bernopol BG. Namun sesekali juga terlihat kendaraan pemudik berplat provinsi lain di Sumatera seperti Riau (BM), Sumatera Barat (BA), Jambi (BH) dan Lampung (BE).

Sebaliknya, kendaraan yang datang dari arah Jawa menuju Sumatera kebanyakan berplat DKI Jakarta (B), meskipun juga terlihat ada kendaraan dari provinsi lain di pulau Jawa yakni Jawa Barat (D), Jawa Tengah (AA) dan DI Yogyakarta (AB).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Polres OKI dan Pemkab mendirikan Pos Pengamanan (Pos PAM). Tahun ini mengalami penambahan jumlah pos, menjadi 6 Pos PAM karena sebelumnya hanya 5 pos saja. Pos Pos ini didirikan di rute pemudik yakni depan Terminal Kayuagung, simpang tiga Desa Talang Pangeran Kecamatan Teluk Gelam.

Baca Juga :   Bupati Buka Lomba Mewarnai dan Fashion Show Tingkat PAUD se-Muratara

Juga didirikan di pasar Desa Lubuk Seberuk Kecamatan Lempuing Jaya, pasar Desa Tugumulyo Kecamatan Lempuing dan Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji. Pos PAM baru didirikan di jalan provinsi di Desa Lingkis Kecamatan Jejawi.

“Penambahan 1 pos ini karena kami memprediksi akan banyak kendaraan pemudik yang melintasi jalan Jakabaring-Kayuagung untuk menuju Lampung dan Jawa,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) OKI Pratama Suryadi SP kemarin.

Ia menambahkan, selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2015 telah disiagakan mobil derek untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan akibat mobil mogok maupun Lakalantas. Personil Dishubkominfo OKI siap 24 jam untuk menjaga ketertiban arus Lalulintas di dalam perkotaan Kayuagung.

Sedangkan Kabag Ops Polres OKI Kompol I Ketut Suarnaya SIK menambahkan, setiap Pos PAM akan dijaga personil gabungan Polri, TNI, Pol PP, Dishubkominfo, PBK, medis dan Pramuka. Funginya untuk memonitor arus mudik dan memberikan pelayanan dan bantuan informasi kepada pemudik yang singgah ke pos.

Dijelaskannya pula, setiap Pos PAM akan dijaga petugas 24 jam secara bergantian mulai H-7 lebaran hingga H+3 lebaran mendatang. Menurutnya, para pemudik juga wajib mewaspadai lima titik rawan lakalantas di Jalintim OKI yakni di tikungan Air Jernih (KM 97) Desa Mulyaguna Kecamatan Teluk Gelam, tikungan Pasar Muara Burnai I (KM 105) Kecamatan Lempuing Jaya.

Baca Juga :   Begal Motor Sadis di Kemuning Ancam Pelajar dengan Parang

Tikungan Desa Tugu Jaya (KM 125) Kecamatan Lempuing Jaya, tikungan Desa Dabuk Rejo (KM 160) Kecamatan Lempuing dan tikungan Surya Adi Kecamatan Mesuji (KM 180). Lima titik tersebut dinilai rawan karena merupakan tikungan tajam di Jalintim OKI yang setiap tahunnya sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Sedangkan Bupati OKI Iskandar SE saat menjadi inspektur upacara apel Operasi Ketupat Musi 2015 di halaman Kantor Bupati kemarin mengatakan, saat ini Jalintim OKI sudah siap untuk dilintasi oleh pemudik. Selain ada beberapa Pos PAM yang didirikan di tempat ramai dan sepanjang Jalintim OKI, pihaknya juga akan menyiagakan seluruh Puskesmas dan Pustu yang berada di jalan yang dilalui pemudik. (iso)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Pembobol Rumah Ishak Mekki di Dr Cipto Pemain Lama, Polisi Kejar Pelaku

Palembang, KoranSN Kapolsek IB II Palembang, AKP M Ikhsan, Jumat (25/9/2020) mengatakan, pelaku yang membobol …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.